Jakarta, tvOnenews.com - Ketangguhan Marc Marquez kembali menjadi sorotan pada awal MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas (COTA).
Meski mengalami kecelakaan keras pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Marquez tetap mampu melanjutkan balapan dengan performa kompetitif.
- Reuters/Jakub Porzycki
Insiden tersebut terjadi di Tikungan 10 saat Marquez melaju dengan kecepatan tinggi. Ia terjatuh dan meluncur hingga menghantam pembatas, yang langsung memicu bendera merah.
Meski sempat terlihat kesakitan, Marquez berhasil bangkit dan kembali ke pit untuk menjalani pemeriksaan medis.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pembalap Ducati itu hanya mengalami luka lecet tanpa cedera serius. Ia pun memutuskan kembali ke lintasan menggunakan motor cadangan dan menutup sesi dengan posisi keempat.
Namun, dampak kecelakaan tersebut tetap terasa. Marquez mengaku mengalami nyeri di sejumlah bagian tubuh, terutama punggung dan leher.
“Di lengan, di jari, ya di mana-mana,” ujarnya.
“Tapi rasa sakit paling parah ada di punggung dan leher. Kita lihat saja kondisi saya besok.”
Meski dalam kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, Marquez justru menunjukkan respons impresif pada sesi kualifikasi. Ia mampu tampil cepat dan mengamankan catatan waktu terbaik, menegaskan mental juaranya di tengah keterbatasan.
Marquez juga mengakui bahwa kecelakaan yang dialaminya murni akibat kesalahan sendiri saat terlalu percaya diri menghadapi karakter Tikungan 10 yang berubah karena kondisi lintasan.
“Itu sepenuhnya kesalahan saya. Saya terlalu optimistis di lap awal dan kurang memperhatikan perubahan kondisi trek,” ungkapnya.
Selain itu, ia turut menyoroti aspek keselamatan di tikungan tersebut, yang dinilai masih berisiko tinggi bagi pembalap.
Dengan kondisi fisik yang belum ideal, Marquez diperkirakan akan menghadapi tantangan berat sepanjang akhir pekan.
Namun, performa cepat yang tetap ia tunjukkan menjadi sinyal bahwa ia masih menjadi ancaman serius dalam perebutan hasil terbaik di MotoGP Amerika Serikat 2026.
(aes)




