Mengenal Aleksandar Dimitrov, Mantan Asisten Timnas Indonesia yang Kini Bakal Jadi Lawan Garuda di FIFA Series 2026

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Nama Aleksandar Dimitrov kembali mencuat jelang bergulirnya FIFA Series 2026 di Jakarta.

Bukan sekadar pelatih tim tamu, Dimitrov punya cerita panjang dengan sepak bola Indonesia, bahkan pernah menjadi bagian dari perjalanan Timnas.

Kini, situasinya berbeda. Ia datang sebagai pelatih Timnas Bulgaria, dengan peluang menghadapi Indonesia di partai puncak turnamen tersebut.

Dimitrov resmi menangani Bulgaria sejak September 2025 dengan kontrak hingga 2027. 

Turnamen FIFA Series 2026 menjadi salah satu ajang penting baginya untuk menguji kekuatan tim di level internasional.

Pada laga awal, Bulgaria dijadwalkan menghadapi Kepulauan Solomon di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Jika berhasil meraih kemenangan, mereka berpotensi bertemu Timnas Indonesia di final, sebuah pertemuan yang sarat makna personal bagi Dimitrov.

Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Bagi pecinta sepak bola nasional, Dimitrov bukan sosok asing. Ia pernah merasakan langsung atmosfer kompetisi Indonesia sebagai pemain.

Pada 2002, ia memperkuat Persija Jakarta, sebelum melanjutkan kariernya bersama Persegres Gresik United pada periode 2003–2004.

Tak berhenti di situ, Dimitrov juga membangun karier kepelatihannya di Indonesia.

Ia sempat menjadi asisten pelatih di Persipura Jayapura pada 2006–2007.

Kariernya kemudian berlanjut ke level yang lebih tinggi saat dipercaya menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia pada 2007, mendampingi Ivan Kolev.

Pengalaman tersebut membuat Dimitrov memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia—sesuatu yang jarang dimiliki pelatih asing lainnya.

Hampir dua dekade berlalu, Dimitrov kembali menginjakkan kaki di Indonesia.

Ia mengaku terkesan dengan perkembangan sepak bola Tanah Air yang dinilainya mengalami kemajuan pesat.

"Saya merasa sangat baik, terima kasih atas keramah-tamahannya. Anda sangat baik dan saya sangat senang bisa kembali ke sini setelah 19 tahun. Senang, saya senang, saya sangat senang. Dan saya melihat Indonesia berada di tingkat yang sangat, sangat tinggi untuk semuanya,”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki tempat khusus dalam perjalanan kariernya, baik sebagai pemain maupun pelatih.

FIFA Series 2026 menghadirkan format pertandingan yang mempertemukan tim dari berbagai konfederasi.

Selain Indonesia dan Bulgaria, turnamen ini juga diikuti Saint Kitts and Nevis serta Kepulauan Solomon.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Pertahanan Era Gus Dur-SBY, Juwono Sudarsono Meninggal Dunia
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Aji Santoso Puji Keberanian John Herdman Mainkan Pemain Muda Potensial dalam Kemenangan 4-0 atas St. Kitts and Nevis
• 3 jam lalubola.com
thumb
Memulai Awalan Baru, Kim Se Jeong Resmi Bergabung di Agensi BH Entertainment
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Emil Dardak Blak-blakan Dampak Perang Iran vs AS Terhadap Perekonomian Jawa Timur
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
KY catat 78 peserta mendaftar seleksi calon hakim agung dan ad hoc
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.