Penulis: Redemptor Reresy
TVRINews, Maluku
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar meminta dukungan dari INPEX Corporation dan SKK Migas untuk memperkuat sektor UMKM sebagai persiapan masyarakat menghadapi pengoperasian Proyek Blok Masela. Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Transmigrasi Kepulauan Tanimbar, Rosias Kabalmay.
Menurut Rosias, jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Kepulauan Tanimbar diperkirakan mencapai sekitar sembilan ribu orang. Namun, sesuai kewenangan yang dimiliki, dinas hanya dapat menjangkau pelaku usaha mikro sehingga dukungan pihak korporasi energi sangat dibutuhkan.
“Pelaku UMKM di Tanimbar jumlahnya besar, tetapi kemampuan kami hanya sampai pada usaha mikro. Karena itu kami berharap INPEX dan SKK Migas dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan UMKM, baik dari sisi pendampingan maupun dukungan modal,” ujar Rosias Kabalmay.
Ia menambahkan, para pelaku UMKM di Tanimbar masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari pengetahuan usaha, kapasitas produksi, hingga akses permodalan. Kolaborasi dengan pihak INPEX dan SKK Migas diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta daya saing UMKM lokal.
“Banyak pelaku usaha kita yang masih terbatas dari sisi pengetahuan dan permodalan. Dengan hadirnya proyek besar seperti Blok Masela, kami ingin masyarakat lokal ikut merasakan manfaatnya,” tambah Rosias.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Latdalam, Edwin Dasmasela, menegaskan perlunya perhatian serius terhadap desa-desa yang terdampak langsung.
“Sebagai desa yang berada di kawasan terdampak Blok Masela, masyarakat kami harus disiapkan sejak sekarang. Dukungan dari pemerintah dan perusahaan sangat diperlukan agar warga memiliki kemampuan menghadapi perubahan ekonomi yang akan terjadi,” ujar Edwin.
Pemerintah daerah berharap penguatan UMKM dapat menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan kehadiran proyek strategis nasional seperti Blok Masela membawa manfaat langsung bagi warga Kepulauan Tanimbar.
Editor: Redaktur TVRINews





