Tips Cegah Jamur di Cat Mobil, Simak Penyebab dan Solusinya

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Jamur pada cat mobil kerap muncul tanpa disadari, terutama setelah kendaraan sering terpapar hujan atau dicuci tanpa proses pengeringan yang optimal. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu tampilan, tetapi juga berpotensi merusak lapisan pelindung cat apabila dibiarkan terlalu lama.

Sejumlah faktor dapat memicu munculnya jamur, mulai dari kandungan mineral pada air, kebiasaan mencuci mobil di bawah sinar matahari langsung, hingga metode parkir yang memicu kelembapan tinggi. Kombinasi kondisi tersebut membuat permukaan cat lebih rentan mengalami waterspot yang kemudian berkembang menjadi jamur.

Meski demikian, risiko tersebut dapat diminimalisir melalui perawatan rutin. Selain pencegahan, jamur pada cat mobil juga dapat dibersihkan menggunakan bahan sederhana maupun produk khusus perawatan kendaraan.

Melansir laman resmi Suzuki, berikut faktor penyebab munculnya jamur pada cat mobil beserta langkah penanganannya.

Faktor Pemicu Jamur pada Permukaan Cat Mobil

Jamur pada cat mobil dapat menurunkan estetika kendaraan. Oleh karena itu, pemilik mobil perlu memahami sejumlah penyebab utama berikut.

Baca Juga

  • Tips Memilih Asuransi Properti saat Rumah Ditinggal Mudik Ala OJK
  • Ini Tips dari Dokter Anak agar Mudik Bareng Si Kecil Tetap Aman
  • Tips Mudik Lebaran Lebih Tenang dari Allianz
1. Kandungan Mineral pada Air

Jamur pada cat mobil umumnya dipicu oleh kandungan mineral dalam air. Air dengan kadar mineral tinggi yang mengering di permukaan cat akan meninggalkan residu.

Saat air menguap, mineral tertinggal dan membentuk kerak atau waterspot. Endapan tersebut menjadi titik awal terbentuknya jamur pada permukaan cat.

2. Parkir Saat Mobil Masih Basah

Mobil yang dibiarkan dalam kondisi basah setelah hujan atau pencucian berpotensi memicu jamur. Lingkungan lembap menjadi media ideal bagi pertumbuhan jamur. Jika terjadi berulang, jamur dapat muncul dalam waktu singkat, bahkan sekitar satu hingga dua pekan.

3. Mencuci Mobil di Bawah Sinar Matahari

Mencuci mobil saat terpapar matahari langsung kerap dianggap mempercepat pengeringan. Namun, kondisi tersebut justru meningkatkan risiko timbulnya jamur.

Permukaan cat yang panas membuat air cepat menguap dan menyisakan mineral. Residu tersebut menjadi awal berkembangnya jamur, terutama pada bagian bodi yang sering terpapar panas.

4. Membiarkan Mobil Kering Secara Alami

Membiarkan mobil kering sendiri setelah dicuci atau kehujanan dapat meningkatkan risiko jamur. Sisa air yang menempel menciptakan kelembapan pada permukaan cat.

Risiko semakin besar jika mobil diparkir di area dengan sirkulasi udara minim sehingga proses pengeringan berlangsung lebih lama.

Langkah Pencegahan Jamur pada Cat Mobil

Untuk mencegah munculnya jamur pada cat mobil, pemilik kendaraan dapat melakukan langkah berikut.

1. Rutin Membersihkan dan Melindungi Cat Mobil

Perawatan dasar dilakukan dengan menjaga kebersihan mobil secara berkala. Setelah dibilas, permukaan mobil perlu segera dikeringkan agar air tidak menguap sendiri.

Perlindungan tambahan dapat diberikan melalui penggunaan wax atau sealant. Sementara itu, coating dapat menjadi opsi perlindungan jangka panjang.

2. Memilih Lokasi Parkir yang Tepat

Hindari parkir di area terbuka yang terpapar hujan dan sinar matahari langsung. Sebaliknya, ruang parkir yang terlalu tertutup juga berpotensi menimbulkan kelembapan.

Jika parkir di luar ruangan, seperti di bawah pohon, perhatikan risiko getah dan kotoran serangga. Noda tersebut sebaiknya segera dibersihkan menggunakan sabun khusus.

3. Menyesuaikan Perawatan dengan Kondisi Cuaca

Saat musim hujan, mobil membutuhkan perawatan lebih intensif untuk mencegah kelembapan tinggi, misalnya dengan mencuci kendaraan lebih sering.

Sementara pada cuaca kering, perawatan dasar tetap diperlukan agar debu dan kotoran tidak menempel terlalu lama pada permukaan cat.

4. Hindari Menutup Mobil Saat Masih Lembap

Setelah mencuci mobil, hindari langsung menutup kendaraan dengan sarung. Kondisi tersebut dapat memerangkap kelembapan dan memicu pertumbuhan jamur.

Pastikan seluruh permukaan mobil sudah kering sebelum menggunakan penutup kendaraan.

5. Segera Keringkan Mobil Setelah Terkena Hujan

Mobil yang terkena air hujan sebaiknya segera dikeringkan menggunakan lap bersih, seperti microfiber. Air hujan yang dibiarkan menempel dapat memicu munculnya jamur.

Cara Membersihkan Cat Mobil yang Sudah Berjamur

Jika jamur sudah muncul, beberapa metode berikut dapat dilakukan untuk membersihkannya.

1. Menghilangkan Jamur dengan Pasta Gigi

Jamur pada cat mobil dapat dibersihkan menggunakan pasta gigi putih dan kain katun. Permukaan mobil terlebih dahulu dibersihkan dari debu. Setelah itu, oleskan pasta gigi pada kain dan gosokkan secara perlahan pada area berjamur. Setelah noda hilang, bilas dengan air bersih dan keringkan.

2. Memakai Cairan Water Spot Remover

Alternatif lain adalah menggunakan cairan water spot remover yang tersedia di toko otomotif. Produk tersebut disemprotkan ke area berjamur.

Selanjutnya, gosok menggunakan kain hingga noda hilang, lalu keringkan dengan kain microfiber.

3. Menggunakan Minyak Zaitun

Minyak zaitun dapat dimanfaatkan untuk mengangkat jamur pada cat mobil. Sebelum digunakan, mobil perlu dicuci terlebih dahulu.

Setelah itu, oleskan minyak zaitun pada kain microfiber dan gosok secara lembut pada area yang berjamur.

4. Membersihkan dengan Cairan Alkohol

Alkohol dengan kadar 50%–90% dapat digunakan untuk membersihkan jamur. Cairan dituangkan ke kain lembut lalu digosokkan pada permukaan cat.

Setelah jamur terangkat, sisa alkohol perlu dikeringkan menggunakan kain bersih.

5. Menggunakan Larutan Cuka Apel

Campuran satu liter air dan tiga sendok makan cuka apel dapat dimanfaatkan untuk membersihkan jamur. Kain lembut dicelupkan ke larutan tersebut.

Gosokkan pada area berjamur, lalu bersihkan kembali hingga permukaan kering.

6. Memakai Cairan Pemutih Pakaian

Cairan pemutih pakaian juga dapat digunakan untuk menghilangkan jamur. Kain yang telah dicelupkan ke cairan pemutih digosokkan pada area berjamur.

Setelah itu, bilas menggunakan air bersih dan keringkan. Selain metode tersebut, perawatan juga dapat dilakukan di bengkel melalui proses pemolesan bodi kendaraan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Panglima TNI Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada Prajurit Peraih Juara Hafalan Al Quran
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Media Vietnam Tak Habis Pikir Timnas Indonesia Menang Telak Lawan Saint Kitts and Nevis: Lawan yang Tidak Terkenal
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
BMKG deteksi 213 titik panas di Provinsi Riau
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Edy Wuryanto Soroti Lemahnya Penegakan Hukum di Balik Maraknya Pelanggaran THR 2026
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Kejaksaan Tetapkan Konglomerat Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi Tambang
• 16 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.