Seskab: Bazar Rakyat di Monas Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM

metrotvnews.com
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebut Bazar Rakyat di Monas, Jakarta, Sabtu, menjadi momentum penting. Terutama, untuk mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di periode pascalebaran.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian rakyat.

"Melalui Pak Menteri UMKM, Pak Maman, dibawa ke sini, mereka jualan, kita beli barangnya, kemudian masyarakat yang datang gratis diberikan kupon, kemudian mereka menukarkan kupon itu," kata Teddy di Jakarta, Sabtu.

Teddy menjelaskan bahwa kupon belanja yang diterima masyarakat pada bazar rakyat dapat ditukarkan dengan produk dari pelaku usaha kecil yang dilibatkan dalam kegiatan ini.
 

Baca Juga :

Presiden Prabowo Ingin Masyarakat Merasakan Kebersamaan di Bazar Monas

Masyarakat mendapat kupon bernilai Rp500 ribu, yang terdiri dari Rp300 ribu untuk ditukarkan dengan sembako dan Rp200 ribu untuk membeli produk-produk dari UMKM.

Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi.

"Intinya konsepnya adalah, sebanyak mungkin masyarakat ingin merasakan kebahagiaan Lebaran, baik yang tidak bisa mudik, kemudian yang sudah kembali mudik, datang ke sini," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi pelaku usaha kecil.

Maman menekankan bahwa momentum pascalebaran dimanfaatkan untuk menggerakkan aktivitas ekonomi UMKM.


Seskab Teddy indra Wijaya di Bazar Rakyat Monas. Foto: Antara

Maman menyebut bazar itu memiliki dampak ekonomi yang lumayan. Maman mencontohkan seoerti di Pasar Tanah Abang hingga Pasar Senen.

"Dan juga beberapa pasar, ada yang di Bandung, teman-teman asosiasi pembuat kerajinan sepatu, dan itu juga akhirnya bergerak, karena mereka bisa menghabiskan stok yang kemarin masih ada, dan yang mereka juga bisa putar lagi, beli lagi, ada dengan stok yang baru," jelas Maman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mobil di Cilacap Tertabrak Kereta hingga Terseret 15 Meter, Sopir Tewas
• 5 jam laludetik.com
thumb
Mudik dan Balik Gratis Pertamina, 185 Peserta Berangkat dari Surabaya Gunakan 5 Armada Bus
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Tokoh Agama Nilai Literasi Digital Kunci Perlindungan Anak di Ruang Digital
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Puncak Arus Balik Lebaran, Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-7 Dunia
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Resmi Berlaku, Orangtua Jadi Kunci
• 10 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.