HUJAN meteor Lyrid merupakan salah satu hujan meteor tertua yang diketahui. Rupanya, penampakan meteor Lyrid telah diamati selama 2.700 tahun.
Apa itu Meteor Lyrid?Meteor Lyrid dikenal karena tampilannya yang cepat dan cerah. Meteor ini mengejutkan para pengamat karena muncul dengan jumlah yang masif, yaitu 100 meteor per jam.
Pada puncak hujan meteor Lyrid, Anda dapat menyaksikan 10-20 meteor per jam.
Baca juga : 10 Cara Menyaksikan Hujan Meteor Lyrid Agar Terlihat Lebih Jelas
Uniknya, fenomena hujan meteor Lyrid tidak cenderung meninggalkan kereta debu yang panjang dan bercahaya di belakang saat melesat melalui atmosfer Bumi. Namun, meteor Lyrid menghasilkan kilatan terang sesekali yang kerap disebut sebagai “Bola Api.”
Kapan Terjadinya Hujan Meteor Lyrid?Meteor Lyrid akan terjadi pada 15-29 April 2026. Para astronom memprediksi bahwa fenomena hujan meteor Lyrid ini akan terjadi pada 22 April 2026 pukul 19.15 UTC.
Pada malam hari tersebut, Anda dapat menyaksikan hujan meteor Lyrid dengan jumlah 10-15 meteor.
Baca juga : Hujan Meteor Lyrid Akan Hiasi Langit Malam April 2025
Di bagian Bumi Belahan Utara, Anda dapat menyaksikan hujan meteor Lyrid dalam jumlah yang banyak dan akan terlihat sangat jelas.
Sementara itu, bagi Anda yang berada di bagian Belahan Bumi Selatan, Anda masih dapat menyaksikan hujan meteor ini, tetapi dengan jumlah yang lebih sedikit.
Tips Melihat Hujan Meteor LyridFenomena hujan meteor Lyrid akan sangat terlihat di Belahan Bumi Utara selama jam-jam gelap, biasanya di waktu setelah Bulan terbenam dan sebelum fajar.
Meteor Lyrid akan terlihat memancar di area dekat bintang Vega yang merupakan bintang paling terang di konstelasi Lyrid.
Menurut NASA, akan lebih baik untuk menyaksikan fenomena hujan meteor ini dari jarak kejauhan. Meteor Lyrid akan tampak lebih panjang dan spektakuler pada perspektif ini.
(NASA, EarthSky/H-3)





