Pemkab Maluku Tengah Siapkan Rp640 Miliar untuk Bangun Industri Kelapa dan Pala Terintegrasi

pantau.com
1 hari lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp640 miliar untuk membangun dua Proyek Strategi Nasional berupa industri pengolahan kelapa dan pala di kawasan Perkebunan Awaeya, Negeri Liang.

Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menyampaikan rencana tersebut di Ambon pada Sabtu sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto melalui hilirisasi komoditas perkebunan.

Dua proyek tersebut terdiri dari pabrik pengolahan kelapa terintegrasi senilai Rp500 miliar dan pabrik pengolahan pala senilai Rp140 miliar yang ditargetkan meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah.

"Proyek ini merupakan upaya untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat," ungkap Zulkarnain.

Pengembangan Industri dan Dukungan Hilirisasi

Pemerintah pusat menggandeng PT Perkebunan Nusantara I sebagai Badan Usaha Milik Negara untuk menyukseskan program hilirisasi komoditas perkebunan di wilayah tersebut.

PT Perkebunan Nusantara I berperan sebagai penghubung antara potensi petani lokal dengan teknologi industri modern sekaligus membuka akses ke pasar global.

Pembangunan ini juga ditujukan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama sektor agraris global melalui peningkatan produksi dan daya saing komoditas.

Kapasitas Produksi dan Target Pasar

Pabrik kelapa terintegrasi akan memiliki kapasitas pengolahan hingga 300000 butir kelapa per hari dengan produk berupa medium chain triglycerides, tepung kelapa, dan arang aktif.

Produk kelapa tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

Sementara itu, pabrik pengolahan pala akan difokuskan pada produksi oleoresin berstandar tinggi untuk pasar ekspor premium yang mencakup industri makanan, kosmetik, dan farmasi.

Rencana peletakan batu pertama kedua proyek dijadwalkan dalam satu hingga dua bulan ke depan dan direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Prabowo.

Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan petani lokal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringatan FBI, Maling M-banking Sembunyi di Tempat Charge HP
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kekuatan Tersembunyi Masterplan Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sistem Hukum Indonesia
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Investasi Emas: Masih Relevan di Tengah Gejolak Global?
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Raup Rp10,9 Miliar Hasil Lelang Aset Koruptor pada Maret 2026
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Besok, Komisi III DPR Gelar Rapat Bahas Kasus Videografer di Karo yang Dijadikan Terdakwa Korupsi
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.