PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di tempat pemakaman umum (TPU), khususnya saat perayaan Lebaran. Hal ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan warga yang hendak melakukan ziarah kubur.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui bahwa penertiban pungli di area pemakaman memiliki tantangan tersendiri. Namun, pihaknya tidak tinggal diam dan telah menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan untuk memperketat pengawasan.
"Sangat sulit bagi kami untuk melakukan penertiban terhadap pungli di TPU. Itu sebabnya saya sudah memberikan arahan kepada seluruh kewilayahan agar betul-betul memperhatikan kenyamanan warga yang sedang melakukan ziarah ke makam keluarga," kata Farhan di Bandung, Jumat (27/3).
Baca juga : Pungli terhadap Keluarga Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut Bandung, Petugas Pemikul Diperiksa Polisi
Dia menyontohkan, salah satu titik yang menjadi perhatian serius adalah TPU Nagrog. Farhan menjelaskan, pembenahan di kawasan tersebut tidak hanya menyasar praktik pungli, tetapi juga penataan alur lalu lintas dan fasilitas penunjang.
Pemkot Bandung berencana mengubah skema arus lalu lintas di jalur Nagrog menjadi satu arah guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi saat musim ziarah. Farhan pun mengapresiasi kontribusi tokoh masyarakat setempat yang telah merelakan lahan pemukiman untuk dijadikan kantong parkir tambahan.
"Nanti ke depannya kita akan membuat jalur Nagrog ini satu arah keluar masuknya, tidak menjadi dua arah seperti sekarang. Ini salah satu contoh langkah yang kita ambil," katanya.
Lebih lanjut, Farhan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan aparat kewilayahan dalam membatasi ruang gerak oknum pelaku pungli. Dia berharap dengan pengawasan yang lebih ketat, masyarakat dapat menjalankan tradisi ziarah dengan tenang tanpa merasa terbebani oleh pungutan-pungutan tidak resmi.
"Kita bekerja sama dengan seluruh kewilayahan agar memastikan pungli ini bisa dihentikan dan dibatasi. Kita ingin memastikan ziarah di pemakaman pada masa libur lebaran ini bisa berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa keluhan dari masyarakat," katanya. (H-3)





