Karawang: Volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) Karawang, Jawa Barat, menuju arah Jakarta menurun pada momen arus balik H+7 Lebaran 2026, pada Sabtu, 28 Maret 2026, dibandingkan pada Jumat, 27 Maret 2026.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan tercatat pada sif 1 pukul 14.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas di GT Cikatama arah Jakarta sebanyak 17.000 kendaraan. Sedangkan pada Jumat, 27 Maret 2026, dari sif 1 hingga 3 tercatat 87.000 kendaraan melintasi GT Cikatama dari arah timur menuju Jakarta.
“Dilihat dari angka memang sudah terlihat adanya penurunan kalau dibandingkan dengan shift 1 hari kemarin yang kita catat 25.000 kendaraan. Namun kami terus pantau volume lalu lintas dari arah Semarang-Batang,” kata Ria di Kantor Jasamarga GT Cikatama, Sabtu malam, 28 Maret 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
1,15 Juta Kendaraan Melintasi Tol Pandaan–Malang Selama Periode Lebaran 2026Situasi gerbang Tol Kalikangkung Semarang pada Sabtu siang, 28 Maret 2026. ANTARA/I.C. Senjaya
Ria menyampaikan bahwa pada 28 dan 29 Maret menjadi perhatian utama yang diproyeksikan menjadi puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang kedua. Sebelumnya, puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang pertama terjadi pada 24 Maret, dengan 106.000 kendaraan yang melintas di GT Cikatama.
“Jika angka puncak keduanya kami proyeksikan sekitar 90.000 maka seharusnya bisa optimal terlayani dengan baik, dengan gardu sebanyak 22 sampai 24 gardu yang bisa dioperasikan khusus untuk pengguna jalan dari arah timur menuju Jakarta di GT Cikatama,” jelas Ria.
Sebelumnya, berdasarkan data Jasa Marga, jumlah kendaraan keluar dari Jakarta tercatat sebanyak 2.946.891 kendaraan. Sementara kendaraan yang masuk ke Jakarta hingga Sabtu pagi, 28 Maret 2026, tercatat sebanyak 2.561.629 kendaraan.




