Seskab Teddy Sebut Bazar Rakyat Hidupkan Ekonomi UMKM Usai Lebaran

liputan6.com
13 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan bazar rakyat yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, menjadi momentum untuk mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pasca-Lebaran. Untuk itu, sejumlah pedagang kaki lima, UMKM, hingga pedagang pasar dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Dia menyampaikan pemerintah secara khusus membeli barang dagangan pedagang untuk dibawa ke bazar rakyat. Setelah itu, barang tersebut diberikan kepada masyarakat melalui sebuah kupon belanja gratis.

Advertisement

"Untuk menghidupkan UMKM-UMKM, pedagang-pedagang. Jadi ada pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Ular, kemudian beberapa pasar lain se-Jabodetabek. Melalui Pak Menteri UMKM, Pak Maman, dibawa ke sini, mereka jualan, kita beli barangnya, kemudian masyarakat yang datang gratis diberikan kupon, kemudian mereka menukarkan kupon itu," jelas Teddy saat mengunjungi Bazar Rakyat di Monas Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

Dia menjelaskan kupon belanja yang diterima masyarakat pada bazar rakyat dapat ditukarkan dengan produk dari pelaku usaha kecil yang dilibatkan dalam kegiatan ini. Adapun pemerintah menyediakan 100.000 kupon dalam acara ini.

"Jadi untuk tadi 1 kupon 500 ribu, 300 ribunya itu berupa sembako, dan 200 ribunya itu bisa dibelikan, ditukarkan dengan barang-barang yang dari UMKM, pedagang-pedagang kecil," katanya.

Teddy menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan kepada masyarakat. Namun, juga mendorong perputaran ekonomi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Intinya konsepnya adalah, sebanyak mungkin masyarakat ingin merasakan kebahagiaan Lebaran, baik yang tidak bisa mudik, kemudian yang sudah kembali mudik, datang ke sini," tuturnya.

Menurut dia, setidaknya ada 200.000 masyarakat yang ikut meramaikan dan menghadiri bazar rakyat di Monas. Teddy pun meminta maaf adanya antrean panjang saat penukaran kupon sembako dan barang.

"Tadi minta maaf ada yang antre. Kita sudah buka banyak banget pintunya sebenarnya, cuma tadi Anda bilang benar, antusiasme tinggi jadi mengantre agak panjang," ucap Teddy.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi pelaku usaha kecil. Maman menekankan bahwa momentum pascalebaran dimanfaatkan untuk menggerakkan aktivitas ekonomi UMKM.

"Ini impact ekonominya, kayak di Pasar Tanah Abang, terus begitu di Pasar Senen, dan juga beberapa pasar, ada yang di Bandung, teman-teman asosiasi pembuat kerajinan sepatu, dan itu juga akhirnya bergerak, karena mereka bisa menghabiskan stok yang kemarin masih ada, dan yang mereka juga bisa putar lagi, beli lagi, ada dengan stok yang baru," jelas Maman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mark Dynamics (MARK) Raup Laba Bersih Rp284 Miliar pada 2025
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi bagikan bunga untuk pemudik di Bandara Soekarno-Hatta
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Orangtua Resah Gim Anak Disusupi Orang Dewasa, Dukung PP Tunas Perketat Pengawasan
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Tragis! Pemotor di Kendal Tewas Tertabrak Kereta Api Harina di Pelintasan Sebidang
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Perang Otomotif Asia di Indonesia: India Masuk, Gejolak Tak Terhindarkan
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.