Benarkah Tangisan Keluarga Bisa Menyiksa Jenazah? Ini Penjelasan Buya Yahya

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Penjelasan dari Buya Yahya kembali menjadi perhatian publik, khususnya terkait mitos yang masih berkembang di masyarakat tentang larangan menangis saat ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Banyak yang percaya bahwa tetesan air mata yang jatuh ke jenazah bisa membuat almarhum tersiksa. Namun, pandangan ini ternyata diluruskan langsung oleh Buya Yahya.

Di berbagai daerah, anggapan tersebut masih sering terdengar. Bahkan, tidak sedikit orang yang menahan tangis saat berada di dekat jenazah karena takut memberikan dampak buruk bagi orang yang telah meninggal. Padahal, menurut penjelasan Buya Yahya, keyakinan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dalam ajaran agama.

Baca Juga :
Buya Yahya Tegaskan Tak Wajib Cari Uang untuk Naik Haji, Ini Penjelasan Lengkapnya
Buya Yahya Ingatkan Silaturahmi Bisa Jadi Dosa Jika Niatnya Salah, Ini Penjelasannya

Dalam ceramahnya, ia mempertanyakan asal-usul pemahaman tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan ajaran Islam.

“Jangan nangis nanti kalau air matamu netes ke mayat nanti mayatnya disiksa. Dari mana itu ilmu?” kata Buya Yahya yang dikutip dari Al Bahjah TV pada Minggu, 29 Maret 2026. 

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa menangis adalah hal yang manusiawi. Bahkan, dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad SAW juga pernah menunjukkan kesedihan dengan menangis ketika kehilangan orang tercinta.

“Ada orang nangis biarkan menangis, nabi saja menangis kok. Biarkan nangis menetes air mata. Air mata bukan terbang ke atas netes ke bawah,” tegasnya. 

Buya Yahya juga menyoroti berbagai pemahaman keliru yang masih berkembang di tengah masyarakat, terutama di lingkungan tertentu yang masih memegang teguh tradisi tanpa memahami dasarnya.

“Ini kadang-kadang di kampung ini aneh-aneh pemahaman-pemahaman jangan nangis kalau air matanya netes nanti disiksa mayatnya, mana ada itu,” tegasnya lagi. 

Namun demikian, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Ia mengingatkan bahwa yang tidak diperbolehkan adalah jika seseorang sebelum meninggal justru berwasiat agar keluarganya menangis secara berlebihan saat ia wafat.

“Yang nggak boleh adalah sebelum mati wasiat, nak kalau aku mati nanti nangis yang benar yah ini wasiat, nggak boleh itu,” tandasnya. 

Baca Juga :
Bolehkah Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan, Begini Kata Buya Yahya
Bolehkah Salat Idul Fitri di Rumah? Ini Penjelasan Lengkap Buya Yahya
Benarkah Tanda Imam Mahdi Sudah Muncul? Ini Kata Buya Yahya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Filipina dan China Lanjutkan Negosiasi Terkait Sengketa Laut China Selatan
• 48 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Malteng siapkan Rp640 miliar bangun dua PSN industri kelapa dan pala
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Arus balik menuju Jakarta via MBZ masih tinggi pada H+6 Lebaran
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Selat Hormuz, Selat Malaka, dan Masa Depan Geoekonomi Indonesia
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Rekomendasi Film Musikal yang Wajib Ditonton Setidaknya Sekali Seumur Hidup
• 15 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.