VIVA – Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, memberikan tanggapan terkait polemik paspor yang menimpa pemain Timnas Indonesia, Dean James, di Belanda. Ia memastikan proses tersebut tengah ditangani di negara bersangkutan dan meminta publik tidak khawatir.
Arya menjelaskan bahwa PSSI terus memantau perkembangan situasi tersebut, meski proses administrasi berlangsung di Belanda. Ia menegaskan pihaknya menunggu penyelesaian dari otoritas terkait di sana.
“Prosesnya kan bukan di sini, tapi di sana. Jadi, ya kami tunggu saja dari sana, pasti ada solusi-solusi itu masalah,” kata Arya kepada awak media di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat 27 Maret 2026.
- tvOnenews/Ilham Giovanni
Arya menegaskan bahwa dicoretnya Dean James dari skuad Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 bukan disebabkan oleh persoalan paspor. Ia memastikan seluruh administrasi pemain tersebut di Indonesia tidak mengalami kendala.
“Enggak ada urusan sama itu, enggak ada hubungan. Yang diributkan kan bukan hanya dia. Jadi, jangan khawatir, yang pasti administrasi di sini semua selesai,” ujarnya.
Sebelunya, Polemik status Warga Negara Indonesia (WNI) Dean James mencuat setelah NAC Breda mengajukan protes kepada KNVB untuk meninjau ulang pertandingan melawan Go Ahead Eagles pada Eredivisie, yang digelar 15 Maret 2026.
Permintaan tersebut diajukan usai NAC Breda kalah 0-6 dari Go Ahead Eagles. Mereka menyorot dugaan ketidaksesuaian status hukum Dean James yang tampil selama 75 menit dalam laga.
- Instagram @gaeagles
Dalam pernyataan resmi klub, NAC Breda menilai perlu dilakukan investigasi guna memastikan apakah pertandingan tersebut sah atau harus dinyatakan tidak berlaku. Mereka menyebut adanya indikasi pemain yang tampil tidak memenuhi syarat hukum untuk bekerja di Belanda, sehingga berpotensi tidak memenuhi kelayakan bermain.
"NAC telah mengajukan permohonan kepada KNVB untuk menilai apakah pertandingan melawan Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026 harus dinyatakan tidak sah dan perlu diulang.”
"Hal ini menyusul adanya indikasi bahwa dalam tim Go Ahead Eagles terdapat pemain yang tampil meski menurut hukum Belanda tidak diperbolehkan bekerja di Belanda, sehingga tidak memenuhi syarat untuk bermain."
"Setelah KNVB mengambil keputusan, NAC akan memberikan pembaruan terkait hal ini," demikian pernyataan resmi di situs NAC Breda.




