PU Godok Rencana Pembangunan Huntara Untuk Warga Bantaran Rel, Target 1.000 Unit

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Solo, VIVA – Pemerintah tengah menyiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api dengan target sekitar 1.000 unit. Program ini masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan akan disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia.

Hal tersebut disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo. Ia mengatakan, rencana pembangunan huntara tersebut sedang digodok bersama sejumlah pihak, termasuk Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai pemilik lahan.

Baca Juga :
Usai Dua Dirjen Mundur, Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap Nasib Kasus Rp1 Triliun, Bakal Ada Tersangka?
Cerita Menteri PU Nyetir Sendiri dari Semarang ke Brebes Via Tol Trans Jawa: So Far, Bagus

“Rencananya akan membuat rumah hunian lah, untuk sekitar seribu rumah ya. Nah itu kita sudah godok bersama antara kementerian terkait, Pak Menteri Sekretaris Negara, Pak Seskab, dan yang punya tanah kan Pak Dirjen Kereta Api,” ujar Dody saat ditemui wartawan di Rest Area KM 379 Batang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 28 Maret 2026.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pemerintah masih mendalami detail lokasi dan karakteristik lahan sebelum masuk ke tahap perancangan. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan kecukupan lahan bagi pembangunan 1.000 unit huntara.

“Ini sedang saya akan bahas dengan lebih detail, tanahnya yang mana, terus bentuk tanahnya seperti apa, luasnya seperti apa, baru kita akan lakukan desain,” katanya.

Dody menambahkan, desain huntara akan disesuaikan dengan luas lahan. Jika lahan terbatas, pembangunan kemungkinan dilakukan secara vertikal dengan konsep modular.

“Kita kira-kira untuk seribu unit itu akan perlu apakah tanah yang dikasihkan itu cukup seribu unit, atau kita mesti memodifikasi hunian sementaranya, kita harus ke atas bangunannya, seperti yang kita kerjakan di IKN,” ujarnya.

Ia memastikan, bangunan huntara yang direncanakan tidak akan terlalu tinggi. “Kalau modular paling tinggi 3–4 lantai. Seperti yang di IKN itu,” kata dia.

Terkait lokasi, Dody menyebutkan kawasan sekitar Tanah Abang dengan estimasi lahan sekitar tiga hektare. Namun, ia menegaskan bahwa kepastian lokasi masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Selain rencana di bantaran rel, Kementerian PU juga masih melanjutkan pembangunan huntara di sejumlah daerah, termasuk di Aceh. Dody mengatakan progres pembangunan bersifat dinamis karena adanya permintaan tambahan dari pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga :
Menteri PU Pastikan Infrastruktur Jalan Tol saat Arus Balik Lebaran dalam Kondisi Baik
Banjir Brebes Sempat Genangi Jalur Mudik, Menteri PU Minta Normalisasi Sungai Dimulai dari Muara
Rest Area Jadi Biang Kerok Macet saat Mudik, Menteri PU Soroti Akses Sempit di KM 57 dan 62

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengenang Sosok Mendiang Eks Menhan Juwono
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Harga BBM di Inggris Naik Tajam, SPBU Alami Gangguan Pasokan
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Viral Konten Kreator Cosplay jadi Dedi Mulyadi, Sang Gubernur Langsung Beri Tanggapan Ini
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Arus balik jalur Bandung–Garut sempat lumpuh akibat longsor
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Wali Kota Makassar Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Pemkot Palu
• 20 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.