PEMBALAP KTM, Maverick Vinales, memutuskan untuk mundur dari GP Amerika Serikat, yang berlangsung di Circuit of The Americas (COTA), Texas, Senin (30/3) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah pembalap berjuluk Top Gun itu mengalami ketidaknyamanan pada bagian bahu.
Masalah tersebut mulai dirasakan Vinales saat bersaing di GP Brasil, akhir pekan lalu. Setelah menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut, hasil CT-scan menunjukkan adanya gangguan yang memerlukan penanganan serius.
"Saya merasakan rasa sakit yang berbeda ketika mengikuti GP Brasil. Lalu saya menjalani CT-scan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, lalu kemarin hasil medis tersebut keluar dan terdapat masalah di tangan saya," kata Vinales dikutip dari laman resmi MotoGP, Minggu (29/3).
Baca juga : Cedera Bahu, Vinales Mundur dari MotoGP Indonesia
Pembalap asal Spanyol tersebut mengakui bahwa kondisi bahunya yang tidak fit sudah cukup lama mengganggu performanya di lintasan.
Vinales memilih untuk tidak mengambil risiko lebih besar yang dapat memperburuk kondisinya dengan memaksakan diri tampil di COTA.
Kondisi fisik Vinales memang sempat menjadi sorotan sejak menderita cedera bahu pada GP Jerman musim lalu. Ia bahkan sempat mengundurkan diri dari seri balapan saat merasakan keluhan serupa ketika bersaing di GP Indonesia.
Baca juga : Maverick Vinales dan Enea Bastianini bergabung dengan Tech3 KTM di MotoGP 2025
Terkait proses pemulihan, Vinales kini memilih untuk bersikap hati-hati dan belum bisa memastikan jadwal pasti untuk kembali ke lintasan balap.
"Saya akan lebih konservatif dan saya tidak tahu kapan tepatnya saya dapat kembali karena operasinya akan begitu rumit. Para dokter memprediksi bahwa ini akan memakan waktu sekitar dua minggu," ujar Vinales.
Ia menegaskan hanya akan kembali berkompetisi jika kondisi fisiknya sudah pulih sepenuhnya.
"Namun, saya tidak ingin berpikir lebih jauh dan saya akan kembali ketika merasa dalam kondisi sudah 100 persen bisa berkendara di level saya," pungkas Vinales. (Ant/Z-1)





