Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat maupun pemudik arus balik Lebaran 2026 di sejumlah provinsi untuk waspada potensi hujan sangat lebat, hari ini, Minggu, 29 Maret 2026. Potensi cuaca ekstrem itu dipengaruhi dinamika atmosfer di sekitar wilayah terdampak sirkulasi siklonik.
"Sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudera Hindia Barat Aceh, Samudera Hindia Barat Daya Banten, di Laut Banda, di pesisir Barat Papua Selatan, dan di Laut Karang," ujar Prakirawan BMKG Lintang melalui laman infoBMKG, Minggu, 29 Maret 2026.
Sirkulasi siklonik Minggu, 29 Maret 2026. (tangkapan layar: InfoBMKG)
Sistem-sistem ini, kata Lintang, membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Samudera Hindia Barat Sumatra Utara hingga Aceh, pesisir Selatan Banten hingga Jawa Barat.
Kemudian dari Laut Seram hingga Maluku bagian Tenggara, dari Laut Banda hingga Papua Selatan, serta dari pesisir Papua Selatan bagian Selatan hingga Papua Nugini bagian Selatan, dan di sekitar sirkulasi-sirkulasi siklonik tersebut.
"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut," jelas dia.
Baca Juga :
Cuaca Panas di Kotim Dipengaruhi Siklon Tropis Narelle"Perlu ditingkatkan kesiap-siagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," ungkap dia.
Lintang mengingatkan masyarakay untuk dapat mengecek prakiraan cuaca secara real time melalui aplikasi, kanal, dan laman resmi BMKG.




