JAKARTA, KOMPAS.com - Kepergian mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono meninggalkan kesan mendalam bagi Mahfud MD.
Mantan Menkopolhukam itu mengenang Juwono sebagai ilmuwan besar dengan penguasaan kuat di bidang pertahanan.
Baca juga: Pendidikan Juwono Sudarsono, Menhan Era SBY yang Baru Meninggal Dunia
Diketahui, Mahfud pernah menggantikan posisi Juwono sebagai Menhan pada awal pemerintahan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gusdur).
Dari pengalaman itu, ia melihat langsung kapasitas intelektual Juwono, terutama dalam membaca isu pertahanan dari perspektif geopolitik global.
“Saya dulu menggantikan Prof. Juwono di awal pemerintahan Gus Dur (Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid). Sejujurnya beliau seorang ilmuwan besar yang menguasai masalah pertahanan dari optik geopolitik global,” kata Mahfud dilansir dari Antara.
Baca juga: Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia
Menurut Mahfud, latar belakang keilmuan yang kuat berpadu dengan karakter personal yang tenang membuat Juwono menjadi figur yang tepat memimpin Kementerian Pertahanan pada masanya.
“Beliau orang yang sangat tepat menjadi Menhan pada masanya. Orangnya santun, bicaranya tidak meledak-ledak, tetapi daya tariknya luar biasa kuatnya,” kenangnya.
Mahfud juga menyampaikan doa bagi almarhum.
“Semoga beliau mendapat surga-Nya,” doanya.
Kabar wafatnya eks Menhan Juwono sebelumnya telah dikonfirmasi Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.
Ia menyebut Juwono meninggal dunia pada Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.
“Betul Juwono Sudarsono meninggal dunia,” kata Rico saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.
Baca juga: Menhan Tinjau Galangan di Batam, Cek Progres Pembuatan Kapal Perang Dalam Negeri
Rico menambahkan, pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Minggu (29/3/2026) di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Sepanjang kariernya, Juwono dikenal sebagai akademisi sekaligus negarawan. Selain pernah menjadi Menteri Pertahanan pada era Gusdur dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ia juga sempat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di masa B. J. Habibie, serta Menteri Negara Lingkungan Hidup pada era Soeharto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




