Ini Daftar Negara yang Diberi Izin Lewati Selat Hormuz, Indonesia Dapat Lampu Hijau

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 telah merusak berbagai fasilitas umun di Iran, merenggut ribuan nyawa hingga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas militer AS di negara-negara Timur Tengah dan membatasi perlintasan di Selat Hormuz.

Baca Juga :
Iran Peringatkan Negara Teluk: Jangan Izinkan Musuh Lancarkan Serangan dari Wilayah Anda!
AS Bakal Rundingkan Kesepakatan Damai dengan Iran Pekan Ini

Eskalasi ketegangan di sekitar Iran juga menyebabkan blokade de facto terhadap Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Blokade itu berpengaruh terhadap tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut. Akibatnya, harga bahan bakar meningkat di sebagian besar negara di dunia.

Menyusul pembatasan tersebut, sekitar 1.900 kapal komersial tertahan di kawasan Selat Hormuz, terutama di Teluk Persia, sejak operasi AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Sejak awal serangan, Teheran secara efektif menutup jalur perairan strategis tersebut bagi kapal-kapal yang terafiliasi dengan AS dan Israel, sehingga lalu lintas maritim di selat itu terhenti.

Kapal-kapal di kawasan yang bersiap melintasi selat tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat ketegangan militer, dengan sebagian besar kapal yang tertahan menjatuhkan jangkar di perairan terbuka.

Sementara, Teheran menyatakan bahwa kapal dari negara selain AS dan Israel tetap dapat melintasi Selat Hormuz selama tidak terlibat atau mendukung agresi terhadap Iran serta mematuhi sepenuhnya aturan keselamatan dan keamanan. 

Berikut adalah daftar negara-negara yang kapal-kapalnya diizinkan oleh Iran untuk melintasi Selat Hormuz dikutip dari berbagai sumber.

1. Rusia, China, India, Pakistan dan Irak

Iran telah mengizinkan kapal-kapal dari beberapa negara sahabatnya, termasuk Rusia, untuk melewati Selat Hormuz.

"Kami telah mengizinkan kapal-kapal dari China, Rusia, India, Pakistan, dan Irak, serta negara-negara lain yang kami anggap sahabat, untuk melewati Selat Hormuz," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi seperti dilansir dari Antara, Minggu, 29 Maret 2026.

Araghchi menambahkan bahwa Teheran tidak punya alasan untuk mengizinkan "kapal-kapal musuh" melewati Selat Hormuz.

2. Malaysia

Selain beberapa negara sahabat tersebut di atas, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan bahwa kapal tanker minyak Malaysia juga akan diizinkan melintasi Selat Hormuz, menurut laporan Kantor Berita Anadolu pada 27 Maret 2026.

Baca Juga :
Trump Berencana Tambah 10.000 Pasukan Darat untuk Perang Lawan Iran
Trump Ketakutan Soal Iran Pungut Biaya di Selat Hormuz
Aliansi Mulai Goyah, AS dan Israel Berselisih Soal Rencana Damai dengan Iran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Subianto Lanjutkan Lawatan Luar Negeri, Terbang ke Jepang Lalu Berlanjut ke Korsel
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Turun! OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 4,8% pada 2026
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Ditopang Akuisisi GMR, Laba DEWA Melejit 77 Kali Lipat ke Rp4,3 Triliun
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
KPK siapkan empat program utama kampanye antikorupsi selama 2026
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Diskon Tiket Kapal PELNI Serap 92,5 Persen Anggaran, Penumpang Tembus 431 Ribu
• 2 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.