Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membangun hunian baru bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api.
“Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support sepenuhnya apa yang dilakukan pemerintah pusat untuk penanganan perumahan warga yang ada di sepanjang rel kereta api,” kata Pramono di Jakarta, dikutip Minggu (29/3/2026).
Advertisement
Pramono menyebut bahwa warga yang tinggal di bantaran rel hingga tempat pemakaman umum (TPU) telah menjadi persoalan pemukiman di wilayah Jakarta.
Dia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak awal 2026 telah mulai merelokasi warga yang tinggal di kawasan TPU untuk direlokasi ke rumah susun (rusun).
“Warga yang menempati lahan TPU kita pindahkan ke rumah susun yang ada,” kata Pramono.
Ia berujar langkah relokasi warga berdampak positif baik dari penataan kawasan maupun kualitas hidup warga ibu kota.
“Ini untuk mengembalikan fungsi lahan TPU dan memberikan hunian lebih sehat bagi warga,” ujar Pramono.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto blusukan di bantaran rel kereta api di kawasan Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026).
Usai mendengar curahan hati warga, Prabowo memberikan instruksi berkaitan dengan pembangunan hunian baru bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta.
Ia ingin agar dilakukan inventarisasi permukiman warga di bantaran rel, dimulai dari kawasan Stasiun Pasar Senen dan diperluas ke seluruh jalur yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan kondisi serupa sebagai dasar penataan yang terarah.
Prabowo juga menekankan perlunya penyiapan solusi hunian yang terstruktur melalui kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.




