Perang berkepanjangan antara Israel-Amerika Serikat dengan Iran membuat harga komoditas terkerek naik. Berdasarkan data penutupan perdagangan Jumat (27/3), mulai dari minyak mentah, hingga timah melesat, sementara nikel tercatat mengalami penurunan harga.
Minyak MentahHarga minyak mentah naik pada Jumat (27/3) dan mencatat kenaikan mingguan, mencerminkan skeptisisme tentang prospek gencatan senjata dalam perang Iran yang telah berlangsung selama sebulan.
Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik sebesar USS 4,56, atau 4,2 persen, menjadi USD 112,57 per barel. Harga minyak mentah berjangka AS atau West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik USD 5,16, atau 5,5 persen, dan ditutup pada USD 99,64. Secara mingguan, Brent naik sekitar 0,3 persen, sedangkan WTI naik lebih dari 1 persen.
Batu BaraHarga batu bara ICE Newcastle mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Jumat (27/3). Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak April 2026 naik 1,3 persen dan berada di harga USD 143,85 per ton.
CPOHarga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia naik pada Kamis (26/3). Menurut situs tradingeconomics, harga CPO menjadi sekitar MYR 4.620 per ton naik 1,14 persen.
NikelHarga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat (27/3). Harga nikel berdasarkan London Metal Exhange (LME) turun tipis 0,36 persen menjadi USD 17.186 per ton.
TimahSementara itu, harga timah terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Jumat (27/3). Harga timah berdasarkan situs LME naik 3,77 persen dan menetap di USD 45.788 per ton.





