Arus Balik, Transaksi SPKLU PLN Tembus Tembus Rekor 18.088 Kali

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

PT PLN (Persero) mencatat transaksi harian penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada Senin (23/3) atau H+2 Idulfitri 1447 Hijriah Mencapai 18.088 kali dengan konsumsi energi sebesar 427.980 kilowatt hour (kWh).

Berdasarkan data PLN, angka tersebut menjadi angka transaksi harian tertinggi dan menjadi rekor dan terjadi pada saat arus balik Lebaran 2026.

Baik transaksi harian maupun konsumsi energu meningkat 4,15 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4.360 transaksi dan 103.010 kWh.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan tercapainya rekor baru transaksi harian SPKLU menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur kendaraan listrik utamanya saat momentum mudik Idulfitri.

"Lebih dari sekadar angka, capaian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan SPKLU baik dari sisi kuantitas, teknologi, maupun integrasi layanan digital, mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh," ujar Darmawan dalam keterangannya, Minggu (29/3).

Saat ini PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia, dengan jarak antar SPKLU rata-rata sekitar 22 kilometer. Khusus di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, tersedia 1.681 unit SPKLU di 994 titik baik jalur tol maupun non-tol, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan Idulfitri tahun sebelumnya.

"Kami juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik-titik strategis exit tol untuk mengantisipasi pengguna EV yang membutuhkan pengisian daya darurat. Ribuan personel juga kami terjunkan untuk mendukung kelancaran operasional SPKLU selama periode siaga," tambah Darmawan.

Selain itu, SPKLU dengan tingkat okupansi tinggi telah ditingkatkan dari standard charging, menjadi fast charging hingga ultra fast charging untuk mempercepat proses pengisian.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia juga buka suara terkait rekor transaksi harian SPKLU ini. Bahlil mengatakan rekor ini menunjukkan penggunaan kendaraan listrik yang semakin berkembang di Indonesia.

"Dibandingkan dengan tahun kemarin, memang belum semasif sekarang. Ini terjadi karena memang industri daripada mobil listrik ini belum sebaik sekarang. Tetapi tidak akan mungkin mobil listrik itu banyak kalau infrastruktur SPKLU-nya enggak kita bangun," ujar Bahlil saat berkunjunh ke SPKLU Rest Area KM 519B, Sragen, Jawa Tengah, pada Kamis (26/3).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ASEAN Respons Kenaikan Harga Minyak, DPR Minta Pemerintah Segera Siapkan Kebijakan
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Fakta-Fakta Samin Tan Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pengelolaan Tambang di Kalimantan Tengah
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Contraflow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek untuk Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Guru di Sawangan Diduga HIV yang Tawarkan Jasa Seksual di Tangsel Dipecat
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Donald Trump Singgung Mohammed bin Salman di Forum Investasi, Tuai Polemik
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.