Donald Trump Singgung Mohammed bin Salman di Forum Investasi, Tuai Polemik

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah melontarkan pernyataan kontroversial dalam sebuah forum investasi yang didukung Arab Saudi di Florida.

Dalam pidatonya, Trump menyinggung hubungan dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman sekaligus membahas dinamika geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik dengan Iran.

Dalam forum tersebut, Donald Trump menyebut bahwa sejumlah negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait, berada di pihak Amerika Serikat dalam konflik yang sedang berlangsung melawan Iran.

Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut menunjukkan soliditas aliansi regional dalam menghadapi ketegangan geopolitik yang meningkat.

BACA JUGA:Warga Lansia di Ohio Ikut Turun Aksi 'No Kings' Tolak Kebijakan Donald Trump: Ini Mengerikan Buat Cucuku!

Komentar Kontroversial Soal Putra Mahkota Saudi

Namun, pernyataan Trump menjadi polemik setelah ia mengklaim bahwa Mohammed bin Salman awalnya tidak memperkirakan Amerika Serikat akan kembali kuat di bawah kepemimpinannya.

Trump juga melontarkan pernyataan bernada kasar terkait sikap pemimpin Saudi tersebut, yang kemudian memicu kritik luas di publik.

Meski demikian, ia segera mengubah nada bicaranya dengan memuji Mohammed bin Salman sebagai sosok pemimpin yang kuat dan berpengaruh, serta menyebut Arab Saudi sebagai mitra penting bagi Amerika Serikat.

Pernyataan ini muncul di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang telah berlangsung sekitar satu bulan.

Menurut laporan media internasional, negara-negara Teluk menginginkan kesepakatan yang tidak hanya menghentikan konflik, tetapi juga membatasi kemampuan militer Iran, khususnya dalam penggunaan rudal dan drone.

Selain itu, mereka menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan energi global agar tidak terdampak konflik geopolitik.

BACA JUGA:Donald Trump Ancam Iran, Proposal Gencatan Senjata AS Ditolak: Siap Ambil Langkah Militer Darat?

Tekanan Diplomatik terhadap Iran Meningkat

Sejumlah pejabat dari kawasan Teluk disebut telah menyampaikan kekhawatiran mereka kepada Washington terkait ancaman terhadap jalur energi dan keamanan regional.

Mereka mendorong adanya kesepakatan yang dapat ditegakkan untuk mencegah serangan terhadap infrastruktur vital serta mengurangi eskalasi konflik di kawasan.

Di tengah ketegangan yang meningkat, laporan terbaru menyebutkan bahwa ribuan korban jiwa telah berjatuhan sejak konflik meluas pada akhir Februari.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
6.308 WNI Terlibat Sindikat Online Scam di Kamboja, 2.528 Dipulangkan Bertahap
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
3 Jurnalis Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon
• 18 jam laludetik.com
thumb
Kesal dengan Wardatina Mawa yang Bongkar Chat Pribadi, Insanul Fahmi Beri Respons Begini
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Rumah di Cilincing Terbakar, 45 Personel Damkar Dikerahkan
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Arus Balik, 22 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Kiaracondong Bandung
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.