Menkes Ajak China Perkuat Kerja Sama Kesehatan dan Teknologi Medis

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak pemerintah China memperkuat kerja sama di bidang kesehatan, termasuk pencegahan tuberkulosis, bioteknologi, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi digital.

Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Menteri Komisi Kesehatan Nasional China Lei Haichao di Beijing.

"China dan Indonesia memiliki banyak kesamaan prioritas di bidang kesehatan, khususnya dalam transformasi kualitas layanan kesehatan serta promosi pencegahan penyakit. Dalam mencapai tujuan tersebut, Indonesia dan China dapat saling belajar, sekaligus memajukan kerja sama yang saling menguntungkan," ujar Budi.

Ia menilai Indonesia dapat belajar dari keberhasilan China dalam menurunkan prevalensi tuberkulosis.

"Indonesia dapat banyak belajar dari keberhasilan China dalam menurunkan status prevalensi TB dari tingkat sedang ke rendah," katanya.

Kerja sama juga mencakup penguatan transformasi digital sistem kesehatan, terutama dalam pengelolaan data klinis pasien.

Pemerintah berharap dapat memanfaatkan teknologi China seperti kecerdasan buatan dan brain to computer interface untuk penanganan stroke dan gangguan otak.

Menkes mengapresiasi program fellowship bagi dokter Indonesia di rumah sakit China, dengan 113 dokter spesialis telah mengikuti program tersebut dalam satu tahun terakhir.

Dalam kunjungannya, ia juga menghadiri forum kesehatan digital dunia sebagai pembicara.

"AI tidak akan menggantikan dokter, tetapi dokter yang tidak manfaatkan AI akan tertinggal," ujarnya.

Menkes turut bertemu pelaku industri kesehatan China di bidang farmasi, kecerdasan buatan, dan robotik.

Perusahaan farmasi Indonesia Biofarma menandatangani kerja sama lanjutan dengan Sinovac untuk pengembangan dan produksi vaksin.

Selain itu, kedua negara juga membahas tantangan peningkatan layanan kesehatan dan transformasi tenaga kesehatan.

Sebelumnya, pada 25 Mei 2025, Indonesia dan China telah menandatangani kerja sama terkait pengobatan tradisional dan penanggulangan tuberkulosis yang melibatkan pemerintah, rumah sakit, serta pertukaran tenaga kesehatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Ingin Keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Maharishi Effect: Bisakah Dunia Damai dengan Meditasi?
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Iran Tangkap Mata-Mata Israel di Teheran
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
SBY Kenang Juwono Sudarsono, Tokoh Kunci yang Satukan Militer dan Sipil di Era Reformasi
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Genjot Pasar UMKM Indramayu, Teras Balongan Jadi Sentra Oleh-Oleh Khas Pesisir yang Diminati Pemudik
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.