Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia pada periode 30 Maret hingga 2 April 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, angin kencang, hingga risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG memprakirakan cuaca secara umum didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, terdapat peningkatan intensitas hujan menjadi sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, termasuk Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Dalam peringatan dini yang dirilis, BMKG menetapkan status siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sumatra Barat dan Papua Pegunungan. Sementara itu, potensi angin kencang diperkirakan melanda Riau, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur.
Baca juga : Waspada Cuaca Ekstrem Sulawesi Selatan Jumat 6 Maret 2026: Makassar dan 7 Wilayah Diguyur Hujan Lebat
BMKG menilai dinamika atmosfer yang masih aktif dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
“BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi,” demikian pernyataan resmi BMKG, Minggu (29/3).
Peringatan ini menjadi penting mengingat periode tersebut bertepatan dengan arus mudik dan libur Lebaran. Hujan lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang berisiko mengganggu kelancaran perjalanan, baik di jalur darat, laut, maupun udara.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu, masyarakat diminta mempertimbangkan faktor cuaca dalam merencanakan aktivitas, termasuk perjalanan, ibadah, dan wisata.
Untuk mendapatkan informasi terkini, masyarakat diimbau memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial. (Z-10)





