HARIAN FAJAR, AUSTIN – Maximo Quiles harus memulai start di belakang Veda Ega Pratama dalam balapan Moto3 Amerika 2026 di Circuit of The Americas (COTA), Texas, Sabtu (28/3/2026). Murid Marc Marques yang tergabung di Aspar Team tersebut emosi dengan kondisi tersebut. Apa yang terjadi?
Masalah mulai muncul saat sesi latihan bebas kedua (FP2) ketika Quiles terhalang oleh Joel Esteban dari Level UP-MTA yang melaju pelan di racing line. Hal ini membuat Quiles gagal memperbaiki catatan waktunya dan berakhir di posisi keempat dengan selisih waktu tipis dari Esteban yang berada di urutan ketiga.
Quiles tidak dapat menahan emosinya dan menunjukkan gestur tendangan sebagai ungkapan frustrasinya terhadap Esteban.
“Saya tahu akan sangat sulit untuk mendapatkan pole position hari ini dengan balapan sendirian, tetapi saya ingin memulai dari posisi yang lebih depan,” jelas Quiles saat ditemui usai sesi latihan.
Kenyamanan dan Strategi Balap yang Belum MaksimalLebih lanjut, pembalap berusia 18 tahun ini mengungkapkan bahwa meskipun catatan waktunya cukup baik, ia merasa belum 100 persen nyaman di atas motornya. Hal ini menjadi salah satu kendala utama yang membuatnya belum bisa tampil maksimal.
“Waktu yang saya raih bagus, tetapi saya sedikit kurang konsentrasi dan tidak 100 persen nyaman,” pungkasnya.
Quiles juga menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan jika dijadikan patokan oleh pembalap lain yang memanfaatkan slipstream, namun ia menyoroti bahaya ketika ada pembalap yang melaju pelan di racing line.
“Sudah menjadi bagian dari olahraga ini untuk diikuti oleh pembalap lain (melalui slipstream), saya tidak keberatan mereka melakukan itu. Tetapi berbahaya jika mereka menunggu di dalam racing line,” bebernya.
Harapan dan Tantangan di Balapan MendatangQuiles menyadari bahwa kompetisi di Moto3 sangat ketat dan sirkuit COTA yang panjang membuat sulit untuk menemukan titik referensi jika tidak memiliki patokan yang jelas. Oleh karena itu, ia berharap balapan akan berlangsung dalam kelompok kecil agar peluangnya lebih besar.
“Saya berharap balapan besok akan berlangsung dengan kelompok kecil, tetapi ini Moto3, dan apa pun bisa terjadi,” kata Quiles dengan optimisme.
Ia berjanji akan memberikan performa terbaiknya dan terbuka jika ada pembalap lain yang ingin bergabung dalam persaingan.
“Saya akan memberikan yang terbaik, dan jika ada yang ingin bergabung dengan saya, saya akan sangat senang,” pungkasnya.
Perbandingan dengan Pembalap LainSementara itu, performa Quiles menurun jika dibandingkan dengan rekan pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia, yang berhasil menempati posisi start keempat dengan catatan waktu 2 menit 12,813 detik. Hal ini menambah tekanan bagi Quiles untuk mempertahankan tren positif setelah kemenangan di GP Brasil pekan sebelumnya.





