Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, berbicara jujur soal Marcus Rashford. Sang penyerang Barcelona diberi kesempatan sebagai starter dalam duel kontra Uruguay.
The Three Lions sedang mempersiapkan diri menjelang Piala Dunia 2026. Mereka telah menghadapi Uruguay pada pertandingan uji coba yang digelar Sabtu (28/3/2026) dini hari WIB.
Tim asuhan Thomas Tuchel tersebut masih memiliki satu laga lagi di jeda internasional Maret ini. Inggris akan menghadapi Jepang pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
Duel melawan Uruguay berakhir imbang dengan skor 1-1. Meski mendominasi, Inggris kesulitan untuk membongkar pertahanan La Celeste.
Timnas Inggris baru bisa memecahkan kebuntuan pada menit ke-81 melalui Ben White. Namun, Uruguay berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Federico Valverde di masa injury time.
Dalam laga itu, Thomas Tuchel menurunkan Marcus Rashford sebagai starter. Padahal, sebelumnya, sang pelatih asal Jerman sempat mempertanyakan kualitas pemain kepunyaan Manchester United tersebut.
"Potensi adalah kata yang berbahaya dalam olahraga tingkat tinggi, karena Anda harus mencapai performa terbaik Anda secara teratur - itulah yang dituntut di level ini dan itulah tantangannya. Ini bukan soal bakat," kata Tuchel soal Rashford pada Oktober tahun lalu.
Namun, setelah pindah ke Barcelona, Rashford tampaknya berhasil mengubah pemikiran Tuchel. Kini, penampilannya berhasil memesona sang pelatih.
"Dia berusaha. Dia berusaha keras. Dia sudah lama sekali tidak menjadi starter. Jadi kami memberinya kesempatan ini karena saya sudah berbicara dengannya,” kata Tuchel soal Rashford, dilansir dari Express.
"Saya sangat terkesan dengan latihan kemarin. Itu adalah latihan defensif dan dia sangat kuat dengan Djed Spence di sisinya,” tambahnya.
"Memahami bagaimana memulai tekanan untuk kami. Dia bekerja keras dan saya pikir dia bekerja sangat keras. Dia hanya belum bisa mencetak gol yang mungkin dia butuhkan untuk merasa percaya diri sepenuhnya. Saya senang dengan cara dia berusaha dan itu merupakan ancaman yang konstan," tukas Tuchel. (rda)




