Liputan6.com, Jakarta - Volume arus balik libur Idulfitri 1447 H/2026 M menuju Jabodetabek dan Jawa Barat masih mengalami peningkatan pada Sabtu (28/3/2026). Lonjakan kendaraan datang dari berbagai arah, mulai dari Pelabuhan Merak, kawasan Puncak, hingga Rancaekek, Jawa Barat.
Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati mengungkapkan, total 186.207 kendaraan kembali menuju Jabodetabek melalui empat gerbang tol. Jumlah ini meningkat 23,29 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 151.031 kendaraan.
Advertisement
Peningkatan signifikan terlihat di Gerbang Tol Halim arah Jakarta. Sebanyak 71.082 kendaraan tercatat melintas, naik 20,47 persen dari kondisi normal yang mencapai 59.005 kendaraan.
"Volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah Jakarta mengalami kenaikan, tercatat 71.082 kendaraan melintas atau meningkat 20,47 % terhadap lalu lintas transaksi normal 59.005 kendaraan," kata Widiyatmiko dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).
Lonjakan lebih tajam terjadi di Gerbang Tol Cikunir 6 arah Jakarta, dengan 17.930 kendaraan atau meningkat 114,68 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 8.352 kendaraan.
Sementara itu, di Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta, tercatat 52.556 kendaraan melintas atau naik 16,54 persen dari kondisi normal 45.098 kendaraan. Peningkatan juga terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 arah Jakarta dengan 44.639 kendaraan, meningkat 15,72 persen dari volume normal sebanyak 38.576 kendaraan.
Di wilayah Jawa Barat, arus kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta juga mengalami kenaikan. Total 70.279 kendaraan tercatat melintas, meningkat 12,40 persen dibandingkan volume normal sebanyak 62.527 kendaraan.
Namun, arus kendaraan menuju Bandung dan Rancaekek melalui gerbang tol yang sama justru mengalami penurunan. Tercatat 73.343 kendaraan melintas atau turun 3,80 persen dibandingkan volume normal sebesar 76.239 kendaraan.
Selain itu, melalui Gerbang Tol Cileunyi, sebanyak 38.695 kendaraan melaju menuju Jakarta atau Bandung dan sekitarnya. Angka ini meningkat 26,43 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 30.607 kendaraan.
"Sedangkan volume lalu lintas transaksi yang menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 39.282 kendaraan atau naik sebesar 1,84% dibanding lalu lintas normal sebanyak 38.573 kendaraan," sebutnya.




