Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan bahan bakar pesawat atau avtur dalam kondisi aman.
Hal ini merespons ancaman kenaikan harga imbas ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran. Konflik tersebut mendorong volatilitas harga energi global, termasuk avtur.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menuturkan Indonesia akan mampu melewati kondisi krisis lantaran memproduksi avtur di dalam negeri yang masih memadai.
"Seperti yang disampaikan Pak Menteri sebelumnya, Insha Allah kita bisa melewati kondisi ini dengan memperkuat stok energi nasional. Demikian juga untuk avtur, dari sisi stok, kita kuat, karena produksi dari kilang kita juga memadai," jelas Dwi kepada Bisnis, Minggu (29/3/2026).
Kendati demikian, pihaknya akan tetap mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan dampaknya pada fluktuasi harga energi global. Menurut Dwi, perkembangan pasar minyak dan gas bumi (migas) di tingkat regional juga jadi perhatian.
"Namun demikian, kami terus memonitor perkembangan pasar migas baik di tingkat regional maupun global," katanya.
Senada, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan stok avtur dalam kondisi aman di tengah bayang-bayang kenaikan harga imbas konflik Timur Tengah.
Menurutnya, stok avtur di dalam negeri saat ini di atas ketahanan nasional. Kendati demikian, dia tak merinci berapa stok avtur yang dimaksud.
"Stok avtur Indonesia dalam kondisi sangat aman. Bahkan di atas ketahanan stok yang ditentukan," ucap Roberth.
Adapun terkait potensi kenaikan harga avtur, pihaknya masih mencermati perkembangan geopolitik yang terjadi. Menurutnya, keputusan menaikkan harga tak hanya ditentukan oleh perkembangan geopolitik global, tetapi juga oleh faktor kebijakan di dalam negeri.
"Untuk penentuan harga, saya pikir pasti akan terkoreksi atas dampak geopolitik. Kebijakan dan evaluasi masih dilakukan untuk memonitor kondisi geopolitik terkini dan pastinya faktor kebijakan dalam negeri juga," jelas Roberth.
Baca Juga
- Soal TBA & Fuel Surcharge Pesawat, Kemenhub Tunggu Rilis Harga Avtur Pertamina
- Pertamina Pastikan Stok Avtur Sangat Aman di Tengah Konflik Iran vs AS
- Maskapai Nasional "Putar Otak" Antisipasi Kenaikan Harga Avtur




