Gubernur Dedi Mulyadi sampai Turun Tangan Gegara Jawa Barat Marak Pungli, Wabup Garut Klarifikasi

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Isu pungutan liar atau pungli kembali mencuat di Jawa Barat setelah sebuah video keluhan wisatawan viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan dugaan pungutan tidak wajar di kawasan wisata Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut, yang langsung mendapat perhatian dari Dedi Mulyadi.

Dalam video yang beredar, seorang wisatawan wanita tampak memperlihatkan rincian biaya yang harus dibayarkan saat masuk ke kawasan pantai.

Ia menyebut adanya tarif Rp15 ribu untuk motor dan Rp5 ribu per penumpang, sehingga total biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp45 ribu per kendaraan.

“Di sini lihat Rp15 ribu katanya buat motor, buat penumpang Rp5 ribu, satu motor bayar Rp45 ribu,” keluh wisatawan tersebut dalam video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.

Menanggapi video tersebut, Dedi Mulyadi langsung angkat bicara melalui akun media sosial pribadinya.

Ia menyayangkan adanya dugaan pungli yang justru merusak citra pariwisata di Jawa Barat.

Menurutnya, pungutan yang berlebihan dapat memicu kekecewaan wisatawan dan berdampak buruk terhadap sektor pariwisata daerah.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soroti video viral soal pungli harga tiket masuk Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & TikTok/@Kimochil

Ia juga menilai kata-kata kasar wisatawan dalam video tersebut memang tidak pantas, namun penyebabnya juga perlu menjadi perhatian serius.

“Masuk pantai jangan terlalu banyak pungutan, akibatnya orang marah-marah. Marahnya memang tidak pantas, tetapi penyebabnya pun perkara yang tidak pantas,” ujar Kang Dedi.

Lebih lanjut, Kang Dedi meminta pemerintah daerah setempat untuk segera mengambil tindakan.

Ia menegaskan bahwa persoalan seperti ini seharusnya bisa diselesaikan di tingkat kabupaten tanpa harus menunggu intervensi dari pemerintah provinsi.

Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi juga menyinggung pentingnya peran pemerintah daerah, mulai dari kepala desa, camat, hingga bupati dan wakil bupati, untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di wilayahnya.

Ia bahkan secara terbuka meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Garut untuk segera membereskan persoalan tersebut agar tidak mencoreng nama baik Jawa Barat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Top! Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako di Monas
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
John Herdman Akui Aura Magis GBK, Soroti Ritual Pemain Timnas Indonesia Bareng Suporter Garuda
• 16 menit lalutvonenews.com
thumb
Bekasi Gempar, Karyawan Ayam Geprek Ditemukan Tewas Membusuk Terbungkus Plastik
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Menuju Album Perdana, WUSS Rilis Single Reflektif Three Years of Wonder and Pain in a Boundless March
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Mahfud MD Komentari Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah: Ditahan di Rutan Juga Sesuai UU
• 22 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.