JAKARTA, KOMPAS.com - Rudi (40), sekuriti di kompleks rumah TikToker Willie Salim, mulai mendapatkan tawaran endorse setelah viral di TikTok dan memiliki ratusan ribu pengikut.
"Ya, satu dua (endorse) ada sih lumayan, tapi enggak signifikan. Rezekinya jadi lebih dikenal orang aja," ungkap Rudi saat diwawancarai Kompas.com di depan rumah Willie di kawasan Jakarta Barat, Minggu (29/3/2026).
Baca juga: Lelah Hadapi Pemburu Giveaway, Sekuriti Rumah Willie Salim Malah Jadi Seleb TikTok
Popularitas Rudi meningkat setelah konten yang ia unggah, berisi rekaman warga dari berbagai daerah yang datang ke rumah Willie Salim untuk meminta bantuan, ditonton jutaan kali.
Rudi mengaku baru aktif mengunggah video di TikTok sejak akhir 2025.
Baca juga: Konten Giveaway-nya Disebut Settingan, Willie Salim: Itu Format Hiburan, Bukan Niat Menipu
Kini, jumlah pengikutnya telah mencapai sekitar 300.000 akun.
Banyaknya pengikut membuat Rudi semakin dikenal dan mulai menerima berbagai tawaran kerja sama endorse.
Salah satu endorse yang tengah dijalankan adalah promosi game puzzle.
Ia bahkan telah mengunggah sekitar tujuh video endorse di akun TikTok miliknya, @rudi_satpamwilliesalim.
Meski demikian, bayaran dari kerja sama tersebut baru akan diterima beberapa bulan ke depan.
Rudi juga enggan mengungkap besaran tarif endorse yang ia miliki saat ini.
"Jujur saya tidak tahu bayar berapanya yang mengatur teman saya. Saya percaya sama teman aja," tutur dia.
Rudi menyebut penghasilan dari endorse yang diterimanya sejauh ini belum signifikan dan belum bisa digunakan untuk kebutuhan besar.
Namun, ia mengatakan penghasilan tersebut setidaknya dapat menambah uang makan sehari-hari.
Meski begitu, Rudi tetap bersyukur karena tidak menyangka bisa memiliki pengikut hingga ratusan ribu orang.
Ia juga mengungkapkan bahwa Willie Salim sempat menyarankan agar dirinya belajar mengelola akun TikTok secara lebih profesional bersama tim.
Namun, Rudi memilih untuk belajar secara mandiri agar tidak mengganggu kesibukan tim Willie.
"Kan enggak enak mereka lagi kerja kejar tayang saya minta ajarin. Akhirnya saya belajar ngedit sendiri segala macam," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang