Aksi Menggetarkan Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026, Tas Sekolah Jadi Simbol Duka

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Antalya, VIVA –  Sebuah pemandangan menyentuh hati mewarnai laga uji coba internasional antara Tim Nasional Iran melawan Nigeria di Antalya, Turki, Jumat 27 Maret 2026. Sebelum peluit kick-off dibunyikan, para pemain "Team Melli" berdiri tegak sambil memegang tas ransel sekolah kecil berwarna merah muda dan ungu.

Aksi ini bukan sekadar seremoni biasa. Mengutip laporan AP News, tas-tas tersebut menjadi simbol penghormatan bagi lebih dari 165 warga sipil yang tewas dalam serangan udara di sebuah sekolah dasar di Minab, Iran selatan, pada 28 Februari lalu. Sebagian besar korban merupakan anak-anak yang sedang bersekolah.

Baca Juga :
Showcase Bintang Muda: 2 Gol dan 2 Assist Florian Wirtz Bawa Timnas Jerman Bungkam Swiss
GBK Diserbu Ribuan Aparat! Duel Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Dijaga Super Ketat

Tragedi yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) Shajareh Tayyebeh tersebut memicu kecaman global. Menurut laporan The Guardian, serangan itu menghantam gedung sekolah saat kegiatan belajar-mengajar sedang berlangsung. Investigasi independen dari Amnesty International menyebutkan bahwa sekolah tersebut terkena beberapa kali hantaman rudal yang diduga berasal dari operasi militer Amerika Serikat.

Aksi Menggetarkan Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026, Tas Sekolah Jadi Simbol Duka
Photo :
  • Team Melli

Meski pihak militer AS menyatakan tengah melakukan penyelidikan dan menegaskan tidak pernah menargetkan warga sipil, duka mendalam tetap menyelimuti rakyat Iran. Selain membawa tas sekolah, para pemain Iran juga tampak mengenakan ban kapten hitam sebagai tanda berkabung nasional selama peperangan yang tengah berlangsung.

Pertandingan melawan Nigeria yang berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan tim Elang Super ini merupakan bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026. Namun, partisipasi Iran di turnamen akbar tersebut kini berada di ujung tanduk.

Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) secara resmi telah meminta FIFA untuk memindahkan tiga pertandingan fase grup mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko. Hal ini dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut kehadiran tim Iran di Amerika "tidak tepat" karena alasan keamanan.

"Ketika pihak AS sendiri menyatakan tidak bisa menjamin keamanan tim kami, maka mustahil bagi kami untuk terbang ke sana," ujar Presiden FFIRI, Mehdi Taj, sebagaimana dikutip AP News.

Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino hingga kini masih bersikeras agar turnamen tetap berjalan sesuai jadwal semula di Los Angeles dan Seattle, meski tensi geopolitik terus memanas.

Baca Juga :
Gagal Maning Son! Patrick Kluivert Dipastikan Gagal Bawa Suriname ke Piala Dunia 2026
Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026: Hidup Mati Timnas Italia di Zenica
Kylian Mbappe Berkilau, Timnas Prancis Jinakkan Brasil di Stadion Gillette

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhub Ingatkan Bahaya Balon Udara Liar Saat Arus Balik Lebaran
• 5 jam lalupantau.com
thumb
4.000 ASN Bakal Jadi Komcad, ISSES & Usman Hamid Ungkap Tak Relevan, ini Respons DPR
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Jasa Marga: Hingga 28 Maret, 2,7 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jabodetabek
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kalimat Orang yang Dibesarkan Tanpa Sopan Santun
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
AS Kerahkan 3.500 Marinir ke Timur Tengah di Tengah Konflik dengan Iran
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.