JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pembangunan Jaya Ancol akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah insiden puluhan penonton konser mengalami kelelahan dan harus mendapatkan perawatan medis saat acara yang digelar pada Sabtu (28/3/2026) malam.
"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan pekan libur Lebaran khususnya acara konser musik baik dari sisi pengamanan, kesehatan, akses, jalur evakuasi, artis, dan lain sebagainya," ungkap Humas Ancol Taman Impian, Daniel Windriatmoko, saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (29/3/2026).
Baca juga: Konser di Ancol Diserbu 15.000 Orang, Puluhan Penonton Lemas karena Kepadatan
Daniel mengatakan, ke depan pihaknya tetap akan menggelar konser serupa dengan menghadirkan artis yang tengah diminati masyarakat.
Namun, lokasi acara akan disesuaikan dengan kapasitas yang lebih besar agar penonton lebih nyaman dan tidak berdesakan.
Baca juga: Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 300 Ribu Orang dalam Sepekan
Menurut dia, kondisi padatnya area konser menjadi penyebab puluhan penonton mengalami kelelahan.
Pada konser bertajuk “Festival Raya Kemenangan” tersebut, jumlah penonton mencapai lebih dari 15.000 orang.
Adapun peningkatan jumlah penonton dipicu oleh kehadiran sejumlah musisi populer seperti Hindia, Feast, dan OM Sera.
Akibat kepadatan tersebut, puluhan penonton harus dilarikan ke tenda medis untuk mendapatkan pertolongan.
Meski demikian, Daniel memastikan kondisi para penonton tidak sampai pingsan seperti yang ramai diberitakan di media sosial.
"Rata-rata hanya butuh udara yang cukup dan minum, sehingga tidak sampai dilarikan ke rumah sakit," tutur dia.
Ia menambahkan, setelah mendapatkan penanganan dari tim medis, kondisi para penonton segera membaik dan tidak ada yang harus dirujuk ke rumah sakit.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang