Warga Bekasi Geger Temuan Mayat dalam Freezer Kios Ayam Geprek

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI, – Warga Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dikejutkan dengan penemuan mayat dalam alat pembeku makanan atau freezer di sebuah kios ayam geprek pada Sabtu (28/3). Korban yang dikenal dengan sapaan Pak Bedul merupakan pegawai di kios tersebut.

Penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu, dengan didampingi oleh jajaran Polres Metro Bekasi untuk mengungkap penyebab kematian pria yang diperkirakan berusia 45 tahun itu. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.

Bedul dikenal di lingkungan sekitar sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi warga dan sesama pedagang. Ali, salah satu pedagang di sekitar lokasi kejadian, mengaku baru menyadari peristiwa tersebut ketika suasana di sekitar kios ramai oleh kedatangan petugas kepolisian. "Saya baru tahu saat sudah ramai sekitar jam 1 siang kemarin. Polisi membawa jenazah korban dengan kantung mayat," ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Kenangan terakhir tentang Bedul turut diungkap Elin (42), warga setempat yang mengaku masih melihat korban berinteraksi di depan kios pada malam takbiran Idul Fitri. "Terakhir lihat malam takbiran, masih di depan kios," katanya.

Jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengaku Khawatir ke Dedi Mulyadi, Kades Sabajaya Ungkap Narasi Medsos Bikin Kasus Ustaz Karawang Melenceng
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas Naik atau Turun? Ini Proyeksi Terbaru Pekan Ini
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polri Siapkan Laboratorium Sosial Sains Hadapi Revolusi Digital 
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Anak Kita Sedang ‘Diculik’ Algoritma AI, Alarm Terakhir Bagi Meja Makan Kita
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Amsal Sitepu Cerita Kejanggalan Kasusnya di Komisi III DPR, Tiba-Tiba Tersangka Proyek Video Desa
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.