Paus Leo XIV: Tuhan Tidak Mendengar Doa Orang yang Berperang

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Paus Leo XIV menyerukan untuk menghentikan konflik yang terjadi di sejumlah belahan dunia. Dia mengatakan Tuhan tidak mendengarkan doa orang-orang yang berperang.

Dilansir AFP dan The Hill, Senin (30/3/2026), hal itu disampaikan Paus Leo dalam khotbahnya saat memimpin misa Minggu Palma di Vatikan, Minggu (28/3). Dia menekankan pentingnya mengedepankan kasih dan perdamaian.

"Saudara-saudari, inilah Tuhan kita: Yesus, Raja Damai, yang menolak perang, yang tidak dapat digunakan siapa pun untuk membenarkan perang," kata Paus Leo di Lapangan Santo Petrus.

Baca juga: Menlu Saudi-Turki Merapat ke Pakistan, Bahas Perang AS Vs Iran

"Ia tidak mendengarkan doa-doa orang-orang yang berperang, tetapi menolaknya," tambahnya.

Berbicara setelah doa Angelus, ia memberikan penghormatan kepada umat Kristen di Timur Tengah, yang menderita akibat konflik yang mengerikan dan dalam banyak kasus tidak dapat sepenuhnya menghayati ritual hari-hari suci ini".

Awal pekan ini, Paus Leo menyerukan gencatan senjata dalam perang di Timur Tengah. Dia mengatakan lebih dari satu juta orang telah terpaksa mengungsi dari rumah mereka dan mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk mengadakan pembicaraan.

Baca juga: Paus Leo XIV Serukan Gencatan Senjata di Timteng: Banyak Orang Sudah Tewas

Leo XIV, Paus asal Amerika Serikat pertama, telah berulang kali mengutuk perang dan menyerukan dialog.




(ygs/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Erick Thohir Puji John Herdman Jelang Duel Kontra Bulgaria di GBK
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Gaspol Proyek Sampah Jadi Listrik di 4 Daerah
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sikapi Dugaan Pengeroyokan Fahd El Fouz A Rafiq di Polda Metro, Bapera: Tidak Benar
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Dua Motor Hilang di Sidoarjo dan Malang, Dilaporkan ke Radio SS
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hikmahanto Juwana Analisis Sasaran Invasi Darat AS ke Iran: Mau ke Pulau Hormuz atau "Mainland"?
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.