tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan jelang laga final FIFA Series 2026.
Kali ini, pengakuan datang langsung dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, yang menilai skuad Garuda punya kualitas yang patut diwaspadai.
Dalam konferensi pers yang disiarkan media Bulgaria, Sportal.bg, Dimitrov mengungkapkan bahwa timnya masih beradaptasi dengan kondisi di Indonesia.
- tvOnenews-Ilham
Ia menyoroti perbedaan cuaca, suhu, hingga tingkat kelembapan yang cukup ekstrem bagi para pemainnya.
Meski begitu, Dimitrov memastikan bahwa perkembangan timnya berjalan ke arah positif.
Namun, Bulgaria dipastikan tidak akan tampil dengan kekuatan penuh.
Salah satu pemain mereka, Dominik Yankov, harus absen karena cedera, meski kondisinya tidak terlalu serius.
Menariknya, Dimitrov justru memberikan perhatian khusus kepada permainan Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman.
- Kita Garuda
Ia menilai performa Indonesia mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, menurutnya, permainan Garuda saat mengalahkan Saint Kitts and Nevis jauh lebih baik dibanding laga sebelumnya.
“Beberapa hari lalu, Indonesia tampil lebih baik melawan St. Kitts dan Nevis daripada di dua pertandingan sebelumnya - melawan Irak dan Arab Saudi,” ungkapnya.
“Kami memiliki lawan yang tangguh. Saya harap ini akan menjadi pertandingan yang menarik. Indonesia memiliki pemain dari 5 kejuaraan teratas di Eropa, situasinya berbeda dibandingkan saat saya berada di sini, semua orang ada di sini, kecuali dua pemain dari Belanda,” lanjut Dimitrov.
Yang paling mencuri perhatian, Dimitrov secara terbuka memuji dua pemain Indonesia yang ia sebut sebagai nomor 7 (Beckham Putra) dan nomor 10 (Ole Romeny).
- Timnas Indonesia
"Mereka adalah pemain naturalisasi, kemarin saya sangat terkesan dengan pemain nomor 7 dan nomor 10, mereka memiliki simbiosis yang baik antara pemain lokal dan pemain dari Eropa. Saya tidak bisa mengatakan bahwa ada favorit dalam pertandingan ini," tegasnya, dilansir Sportal.bg.
Pernyataan ini menjadi bukti bahwa kekuatan Timnas Indonesia kini semakin diakui di level internasional.




