Media Iran Sambut Rencana Invasi Darat AS dengan Judul Besar: Welcome To Hell

republika.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Surat kabar asal Iran, Tehran Times, pada Sabtu (29/3/2026) mengeluarkan peringatan tegas kepada AS terkait potensi invasi darat ke Iran.

Surat kabar berbahasa Inggris itu menyatakan pasukan asing yang memasuki wilayahnya akan hanya keluar dalam peti mati.

Baca Juga
  • Akankah Pasukan Elite AS Mampu Rebut Uranium Iran Lewat Agresi Darat? Ini Kata Pakar Militer
  • Sikapi Rencana Terbaru Pelucutan Senjata, Begini Reaksi Tegas Faksi-Faksi Perlawanan Gaza
  • Pakar Militer Rusia: AS Ulangi Kesalahan di Vietnam Selama Perang Iran, Makanya Kalah

Pesan keras tersebut, yang terpampang di halaman depan dengan judul “Selamat Datang di Neraka”, menandakan meningkatnya ketegangan saat Washington mempertimbangkan untuk mengirim pasukan tambahan ke Timur Tengah.

Pembahasan di Washington berfokus pada operasi darat terbatas, dengan Presiden Donald Trump dilaporkan menunjukkan minat pribadi untuk mengerahkan sejumlah kecil pasukan AS ke dalam wilayah Iran guna misi-misi tertentu, meskipun keputusan akhir belum diambil.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Namun, Iran terus memperingatkan AS bahwa jika mempertimbangkan invasi darat, hal itu akan berakibat fatal. Kini Tehran Times melangkah lebih jauh dengan mengeluarkan peringatan tegas untuk mendukung sikap pemerintah.

Dikutip India Today, Senin (30/3/2026), tampilan visual halaman depan Tehran Times memperkuat keseriusan peringatan tersebut.

Halaman tersebut menampilkan gambar tentara bersenjata lengkap yang berbaris dalam formasi menuju pesawat militer, melambangkan prospek pengerahan pasukan dan konfrontasi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penambahan Layer Cukai Tembakau Dinilai Berisiko bagi Perlindungan Kesehatan
• 26 menit lalupantau.com
thumb
Cara Mengaplikasikan Hair Oil Tanpa Bikin Rambut Lepek
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Pabrik Plastik di Bogor Terbakar, Sumbernya Bahan Kimia Pembuatan Gelas
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pelajar Ambon Akui Hidup Lebih Sehat Tanpa Scroll Medsos Seharian
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Trump Ungkap Hasil Diskusi dengan Iran di Pakistan
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.