Lonjakan Transaksi hingga Harga Emas jadi Tantangan Bisnis Gadai, Perusahaan Ini Ungkap Realitanya

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Gadai Mas Nusantara membeberkan dua tantangan utama yang dihadapi industri pergadaian dalam periode Lebaran 2026.

Corporate Secretary & Legal Gadai Mas Nusantara, Evi Mayanti Situmorang menilai tantangan pertama adalah pengaturan operasional untuk tetap dapat melayani nasabah dengan baik di tengah naiknya jumlah transaksi.

“Tantangan kedua adalah antisipasi hari libur Lebaran sekaligus fluktuasi harga emas yang memengaruhi besaran nilai pinjaman,” katanya kepada Bisnis, dikutip pada Senin (30/3/2026).

Menurutnya, dalam kondisi tersebut, pelaku industri gadai dituntut untuk tetap responsif terhadap kebutuhan nasabah dan konsisten menjaga kualitas pembiayaan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian agar kinerja tetap stabil.

Adapun, khusus menghadapi peningkatan transaksi jelang Hari Raya Lebaran, Gadai Mas Nusantara memastikan kesiapan operasional dan likuiditas agar kebutuhan nasabah terlayani dengan baik.

Di sisi lain, Evi turut mengungkapkan jelang Lebaran perubahan perilaku nasabah cenderung terletak pada nilai pinjaman yang lebih tinggi dibandingkan periode normal. Hal ini karena meningkatnya kebutuhan pengeluaran nasabah.

Baca Juga

  • Warga Berbondong-bondong Gadaikan Emas saat Libur Lebaran 2026, Perusahaan Ini Ungkap Faktanya
  • OJK Cirebon Imbau Warga Waspadai Gadai Ilegal Jelang Lebaran

“Dari sisi tenor, sebagian nasabah memilih tenor lebih pendek karena memperhitungkan kemampuan pelunasan setelah menerima pendapatan pasca Hari Raya Lebaran seperti THR, gaji atau hasil usaha,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk pelunasan atau tebus gadai menjelang Lebaran, biasanya nasabah melakukan pelunasan lebih awal untuk dipakai saat Lebaran. 

“Atau top-up pinjaman untuk memenuhi kebutuhan finansial selama periode Lebaran. Pola ini lazim terjadi dalam industri pergadaian setiap menjelang Hari Raya Lebaran,” tutur Evi.

Barang jaminan yang paling banyak digadaikan jelang Lebaran adalah emas. Pola ini masih relatif sama dengan periode normal karena emas memiliki nilai yang relatif tinggi dan stabil.

“Sementara itu, barang elektronik masih relatif sedikit. Nasabah memanfaatkan emas sebagai instrumen likuiditas jangka pendek dengan jumlah cukup tanpa harus menjual asetnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran perusahaan pergadaian pada Maret 2024 tumbuh 1,78% (month to month/MtM) dan pada Maret 2025 1,66% (MtM). 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK Agusman menilai hal itu menunjukkan periode Ramadan hingga menjelang Lebaran menjadi momentum pertumbuhan pembiayaan.

“Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan gadai,” ujarnya dalam lembar jawaban RDK OJK Februari 2026, dikutip pada Senin (16/3/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSIS Pantang Jemawa meski Keluar dari Zona Degradasi Setelah Pesta Gol ke Gawang Persipal
• 2 jam lalubola.com
thumb
Ditawari TMP untuk Praka Farizal yang Gugur, Keluarga Pilih TPU di Kulon Progo
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Mendikdasmen Soal PP TUNAS: Gawai di Sekolah Dibatasi, Bukan Dilarang
• 36 menit lalukumparan.com
thumb
Gugur di Lebanon: Inilah Sosok Praka Farizal Rhomadhon, Prajurit Pilihan Asal Kulon Progo
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Hasto: PDIP Siap Bantu agar 2 Tanker Pertamina Dapat Lintasi Selat Hormuz
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.