Karhutla di Dumai Meningkat, Pertamina Hibahkan Nozzle Gambut

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PEKANBARU — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II (RU II) Dumai memperkuat dukungannya dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menghibahkan dua unit nozzle gambut kepada Kepolisian Resor (Polres) Dumai.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan hibah ini menyusul penyerahan 10 unit nozzle gambut serupa yang sebelumnya telah diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai.

"Bantuan ini hadir di tengah meningkatnya kejadian karhutla di sejumlah wilayah Dumai dalam dua pekan terakhir, dan menjadi wujud nyata sinergi antara dunia usaha dengan aparat dalam memperkuat kesiapsiagaan serta respons cepat di lapangan," ujarnya Minggu (29/3/2026).

Dia menyebut nozzle gambut diharapkan mampu mempercepat proses pemadaman, terutama di lahan gambut yang memiliki karakteristik kebakaran bawah permukaan yang sulit ditangani dengan metode konvensional.

"Kami berharap dukungan berupa nozzle gambut ini dapat membantu mempercepat proses pemadaman, terutama di lahan gambut yang memiliki karakteristik kebakaran bawah permukaan. Ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus hadir dan berkontribusi dalam menjaga keselamatan lingkungan serta masyarakat," ujar Tengku Muhammad Rum.

Nozzle gambut bukan sekadar alat biasa. Teknologi pemadaman ini merupakan inovasi yang dikembangkan langsung oleh perwira Pertamina di lingkungan Kilang Dumai dan Sungai Pakning, dirancang khusus untuk mengatasi kebakaran bawah permukaan yang kerap tidak terjangkau metode pemadaman biasa.

Baca Juga

  • Arus Balik di Bandara SSK II Pekanbaru, Penumpang Tembus 177.699 Orang
  • Tim Fire Brigade Kilang Pertamina Ikut Padamkan Karhutla di Dumai
  • Pengunjung Destinasi Wisata Padang Melonjak Selama Lebaran 2026, Pantai Air Manis jadi Favorit

Manager Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) RU II Dumai, Syahrial Okzani, menjelaskan cara kerja alat tersebut. Nozzle gambut bekerja dengan menginjeksi air langsung ke dalam lapisan gambut yang menyimpan bara api, sehingga pemadaman dapat dilakukan lebih tepat sasaran dan menyeluruh.

"Nozzle gambut bekerja dengan menginjeksi air langsung ke dalam lapisan gambut yang menyimpan bara api. Dengan metode ini, pemadaman dapat dilakukan lebih tepat sasaran dan menyeluruh, sehingga mampu meminimalkan risiko kebakaran ulang," jelas Syahrial.

Selain meningkatkan efektivitas pemadaman, teknologi ini juga mendorong efisiensi penggunaan air, dengan menjadikan nozzle gambut sebagai solusi strategis menghadapi tantangan karhutla di wilayah bergambut seperti Kota Dumai.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Angka Perceraian di Gresik di Awal Tahun Tinggi, Istri Banyak Gugat Suami
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Darurat Sampah Nasional, Proyek PSEL akan Dimulai dari Tangerang, Serang, hingga Semarang
• 4 jam laludisway.id
thumb
Polri Hentikan Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2026
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Update Harga Pangan, Cabai hingga Daging Mulai Turun di Awal Pekan 
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Ketika layar mengganti pelukan
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.