Harga Minyak Dunia Lompat 2,2%, Brent Tembus USD115/Barel

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Houston: Harga minyak dunia naik tajam pada perdagangan awal Senin setelah kelompok Houthi Yaman menyerang Israel pada akhir pekan, menunjukkan cakupan yang lebih luas untuk perang di Timur Tengah. 

Berlanjutnya permusuhan antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran juga menunjukkan sedikit penurunan ketegangan dalam perang, dengan Teheran menyatakan mereka siap menghadapi pasukan darat AS. 

Mengutip Investing.com, Senin, 30 Maret 2026, harga minyak Brent berjangka sebagai patokan harga minyak internasional untuk kontrak beli atau jual di masa depan, melonjak 2,2 persen menjadi USD115,08 per barel. Awalnya, harga sempat melonjak hingga USD116,43 per barel. 

Kelompok Houthi yang berbasis di Yaman dan didukung Iran mengatakan mereka telah meluncurkan rentetan rudal terhadap Israel, dan bersumpah akan melancarkan serangan lebih lanjut.

Bergabungnya mereka dalam perang memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik, mengingat kelompok tersebut memiliki kemampuan untuk menyerang kapal yang melewati Laut Merah.

Pasukan Israel mengatakan mereka menyerang berbagai target di ibu kota Iran selama akhir pekan, sementara AS mengatakan telah mengerahkan 3.500 tentara di Timur Tengah di atas kapal perang USS Tripoli.
  Baca juga: Harga Minyak Naik, Brent Balik di Atas USD110/Barel

(Ilustrasi pergerakan harga minyak. Foto: dok ICDX)
  Brent sudah naik hampir 60% sejak awal perang
Harga minyak mengalami kenaikan luar biasa sepanjang Maret, dengan Brent naik hampir 60 persen karena dimulainya perang AS-Israel di Iran sangat mengganggu pasokan global. Iran secara efektif memblokir Selat Hormuz, jalur pelayaran utama yang memasok 20 persen konsumsi minyak dunia. 

Di sisi lain, Pakistan menyatakan kesediaannya untuk menjadi tuan rumah negosiasi perdamaian antara AS dan Iran setelah Washington mengusulkan gencatan senjata dan menyerukan negosiasi. 

Namun Teheran sebagian besar menolak gagasan pembicaraan langsung dengan AS, dan menuduh Washington diam-diam merencanakan invasi darat pada akhir pekan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lini Depan Timnas Indonesia Dirombak? John Herdman Ungkap Rahasia di Balik Pemanggilan Jens Raven
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Resmi!  Sejumlah Aturan Baru yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Finis, Guido Pini Juara dalam Balapan Seru di COTA
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Polri Bangun Laboratorium Sosial Sains
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Serangan Udara Israel di Lebanon Tewaskan 9 Orang, Beberapa Warga Luka
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.