Preview Jerman vs Ghana: Sama-Sama Keropos

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, STUTTGART—Jerman dan Ghana akan berduel dalam uji coba terakhir Maret ini. Kedua kontestan Piala Dunia 2026 itu sama-sama berharap membenahi benteng pertahanan mereka.

Der Panzer, julukan timnas Jerman memulai pertandingan pemanasan Piala Dunia mereka Maret ini dengan keunggulan 4-3 atas Swiss yang menjadi kemenangan pertama mereka dalam 17 tahun terakhir.

Penampilan Jerman di laga itu jauh dari harapan, tetapi dampak Florian Wirtz pada tim ini telah memperjelas bahwa masalah mereka bukan terletak pada serangan, namun pertahanan.

Situasi yang lebih buruk dialami Ghana. Mereka menelan kekalahan telak 5-1 dari Austria yang membuat persiapan pasukan Otto Addo menjadi sorotan mengingat Piala Dunia 2026 kini hanya berhitung pekan.

Makanya, laga di MHPArena, Stuttgart dini hari nanti sangat penting artinya bagi kedua negara. Terutama bagi Ghana yang telah menderita tiga kekalahan beruntun.

Bagi Addo, kekalahan dari Austria adalah kemunduran yang harus dipelajari, bukan alasan untuk mengubah arah. Ia mendesak para pemainnya untuk menunjukkan ketahanan dan perkembangan dalam waktu singkat.

“Ini adalah tugas saya. Saya selalu berusaha memberikan hasil positif kepada para pemain, bahkan di tengah kekalahan. Kita harus menganalisis pertandingan ini dengan baik, meskipun kita memiliki sedikit waktu,” kata Otto Addo dikutip dari GBC Ghana Online.

Addo menekankan bahwa kebutuhan untuk memperbaiki kekurangan, terutama pertahanan sangat mendesak. “Kita harus memperbaikinya. Kita harus memperbaikinya dengan cepat. Saya tahu bahwa tim memiliki kualitas untuk mengimbangi Jerman,” tegasnya.

Sang juru taktik juga menyoroti kurangnya kepercayaan diri pemainnya. Pelatih Black Stars itu mencatat bahwa tim harus membawa sikap yang tepat ke dalam pertandingan jika mereka ingin menampilkan performa yang kompetitif.

“Saya tahu bahwa kita bisa bermain bagus melawan Jerman, dan kita juga harus memahami hal itu. Jadi, dalam hal ini, saya bangga dengan tim,” katanya, menunjukkan kepercayaan diri meskipun baru saja mengalami kekalahan telak.

Di kubu Jerman, selain memperbaiki pertahanan, pelatih Julian Nagelsmann juga masih harus memutar otak untuk menemukan formula terbaik untuk lini depannya.

Menghadapi Swiss, ia memulai pertandingan dengan Kai Havertz sebagai striker, dan ketika pergantian pemain tiba, Nick Woltemade yang menggantikannya. Ini menimbulkan pertanyaan mengapa bukan Deniz Undav?

Pemain Stuttgart ini memiliki jumlah gol terbanyak kedua musim ini, di belakang Harry Kane di Bundesliga. Dalam wawancara dengan RTL, Nagelsmann mengatakan Woltemade sedang terpuruk di klubnya dan ia berharap mengembalikan kepercayaan dirinya di timnas.

“Nick memiliki rekor bagus bersama kami dan saat ini sedang tidak mudah di Newcastle. Sekarang saya harus membuat pilihan,” jelas Nagelsmann seperti dikutip dari Yahoo Sport.

Selain Woltemade dan Undav, Nagelsmann juga masih harus memberikan perhatian khusus pada Leroy Sane. “Dia akan mendapatkan kesempatan lain untuk tampil lebih baik pada hari Senin (Selasa),” ujarnya.

Untuk laga ini, Nagelsmann dipastikan akan melakukan perubahan pada timnya, meski sebelas pemain mana pun yang diturunkan akan tetap menempatkan Jerman sebagai favorit di atas Black Stars.

Nagelsmann mungkin tergoda untuk memberikan kesempatan kepada pemain Bayern Munchen, Lennart Karl untuk memulai pertandingan pertamanya bersama timnas Jerman.

Karl menggantikan Leroy Sane setelah 63 menit di Basel, dan mantan pelatih Bayern itu mungkin memilih untuk menurunkan pemain berusia 18 tahun itu sebagai starter mengingat lawan yang sedang tidak dalam performa terbaik.

Nick Woltemade bisa memimpin lini depan dengan Kai Havertz diistirahatkan. Sementara Pascal Gross dan Anton Stach mungkin akan menggantikan Angelo Stiller dan Leon Goretzka di lini tengah.

Di lini belakang, bek kiri Eintracht Frankfurt yang banyak diminati, Nathaniel Brown, bisa menjadi starter menggantikan David Raum. Sedangkan Antonio Rudiger dan Malick Thiaw mungkin akan berduet sebagai bek tengah.

Ghana sementara itu akan tetap mengandalkan Antoine Semenyo, Jordan Ayew, dan Thomas Partey yang bermain selama 86 menit dalam kekalahan telak melawan Austria.

Tim Afrika Barat itu mungkin hanya akan melakukan perubahan di posisi bek sayap. Gideon Mensah dan Marvin Senaya bisa menggantikan Derrick Kohn serta Caleb Yirenkyi sebagai bek kiri dan bek kanan.

Prakiraan Pemain

Jerman (4-3-3): Baumann; Kimmich, Thiaw, Rudiger, Brown; Gnabry, Gross, Stach; Karl, Woltemade, Schade

Ghana (4-4-2): Zigi; Senaya, Pfeiffer, Djiku, Mensah; Issahaku, Partey, Sulemana, Semenyo; Adu, Ayew. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saatnya Unjuk Gigi, Nathan Tjoe-A-On Dinilai Wajib Tampil saat Timnas Indonesia Vs Bulgaria
• 23 jam lalubola.com
thumb
Serangan Israel Bunuh 3 Jurnalis Lebanon
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menko Muhaimin Kritisi Cara Jaksa di Kasus Videografer Amsal Sitepu: Bukan Diapresiasi Malah Dikriminalisasi
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Herdman Minta Timnas Temukan Cara Kalahkan Bulgaria di FIFA Series
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Video: Iran Akui Akan Menyambut Pasukan AS dengan Hujan Api
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.