FAJAR, WASHINGTON—Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa Amerika Serikat telah mulai mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan Selat Hormuz di tengah perang dengan Iran.
Ditanya dalam sebuah wawancara dengan Channel 14 Israel apakah Washington mampu mengendalikan jalur air strategis tersebut, ia menjawab: “Ya, tentu saja, itu sudah terjadi.”
Trump juga menyoroti apa yang ia gambarkan sebagai koordinasi erat dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai Iran.
“Koordinasinya sangat erat. Kami memiliki hubungan yang baik. Tidak mungkin lebih baik lagi,” katanya dikutip Anadolu.
Ia menambahkan bahwa ia percaya Iran sangat menginginkan kesepakatan.
“Saya pikir mereka sangat ingin melakukannya. Siapa pun pasti menginginkan kesepakatan jika Anda sedang dihancurkan, bukan?” katanya.
Sejak perang terjadi, Trump kerap melontarkan pernyataan yang bertolak belakang dengan kenyataan. Ia juga beberapa kali membual soal kemenangan dan kehancuran Iran.
Faktanya, Iran terus membombardir aset mereka di kawasan teluk dan terus menghujani Israel dengan rudal dan drone.
AS dan Israel melakukan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan. (amr)





