Mensos Soroti Peran Data dalam Pembangunan Sekolah Rakyat

tvrinews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Trenggalek

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyoroti pentingnya data akurat dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Gus Ipul saat menghadiri kegiatan "Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi" di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 29 Maret 2026.

Menurutnya, data sosial ekonomi yang akurat menjadi fondasi utama dalam memastikan program Sekolah Rakyat dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya kelompok rentan yang selama ini kerap terlewat dalam proses pembangunan.

Ia mencontohkan, keberhasilan program Sekolah Rakyat tidak lepas dari kualitas data yang mampu mengidentifikasi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan yang layak.

"Data yang akurat memungkinkan kita menjangkau mereka yang selama ini tidak terlihat atau invisible people. Dengan begitu, program seperti Sekolah Rakyat bisa tepat sasaran," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Senin, 30 Maret 2026.

Ia menambahkan, pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai upaya menyatukan basis data. Dalam kebijakan tersebut, pengelolaan data dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sementara Kementerian Sosial berperan dalam mendukung proses pemutakhiran.

Gus Ipul juga mengapresiasi langkah Kabupaten Trenggalek yang dinilai aktif dalam memperbarui data sosial sekaligus mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat, baik rintisan maupun permanen.

"Saya berterima kasih karena Kabupaten Trenggalek termasuk yang sangat peduli terhadap data. Sudah ada mekanisme yang dibuat, sudah ada upaya-upaya yang nyata dalam menghadirkan data yang akurat itu. Tetapi memang kita masih perlu untuk pertajam supaya datanya ini sama, baik yang pusat, provinsi, maupun daerah," ucapnya.

Saat ini, Trenggalek tercatat sebagai salah satu dari 104 titik pembangunan Sekolah Rakyat tahap pertama yang tengah berjalan.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga menyoroti dampak nyata dari program tersebut terhadap peserta didik. Salah satunya terlihat dari peningkatan kepercayaan diri siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 50 Trenggalek yang turut tampil dalam acara tersebut.

Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari kepala desa, operator data, pilar sosial, hingga siswa dan tenaga pendidik.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Awal Pekan Ditutup Melemah ke Rp17.002 Dibayangi Eskalasi Perang Iran
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Indonesia Harus Tampil Berani Lawan Bulgaria
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
7 Bulan Buron, Pelaku Pembunuhan 2 Polisi di Australia Ditembak Mati
• 12 jam laludetik.com
thumb
 PDIP tegaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif 
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Serangan Darat ke Iran, Ancaman AS atau Langkah Nyata? Ini Keraguan Pengamat Militer & Timur Tengah
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.