Saat Zebra Cross Terputus di Tebet, Dicat Ulang Warga dengan Gambar "Pac-Man"

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Zebra cross di Jalan Dr. Soepomo arah Pancoran tampak berbeda dari penyeberangan lainnya. Garis-garis putih di aspal itu ditambahkan berbagai gambar salah satunya seperti karakter dalam video game Pac-Man.

Fasilitas penyeberangan orang itu merupakan hasil kreasi warga karena garis zebra cross di lokasi itu terpotong. Video pembuatannya beredar di media sosial.

Pantauan kumparan pada pukul 15.15 WIB Minggu (29/3), zebra cross itu berada tepat di depan GPIB Bukit Moria. Catnya masih utuh. Bentuk zebra cross itu begitu kontras dengan zebra cross di seberangnya yang memang dibuat oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Terlihat beberapa warga memanfaatkan zebra cross itu untuk menyeberang.

Kamila (18), siswi SMK yang sedang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di salah satu hotel sekitar lokasi mengatakan sudah lama zebra cross di jalan tersebut hilang. Kamila mengaku sudah lima bulan PKL di hotel sekitar lokasi.

“Gak ada zebra cross juga dari awal kan. Kalau sudah PKL tuh cuma di sana doang kan zebra cross-nya,” ujar Kamila.

Dengan keberadaan zebra cross ini, Kamila merasa terbantu untuk menyeberang. Terlebih ia bersama temannya, Elza (18) setiap hari harus menyeberang menuju ke depan GPIB Bukit Moria untuk menunggu Transjakarta.

“Ngebantu banget karena kan sebelumnya gak ada, jadi ngebantu banget buat kita tuh nyeberang. Karena kan kita naik transportasi umum, nyeberang tuh susah. Kalau mau dari sana (zebra cross ujung jalan) jauh banget. Jadi ngebantu banget,” ujar Elza.

Mengenai bentuknya, Elza mengaku merasa lucu. Terlebih ia mengetahui proses kreatifnya dari video yang beredar bahwa itu dibuat secara mandiri.

“Lucu, lucu. Karena kan itu gambar gitu kan, hasil tangan juga. Jadi kayak lucu aja gitu lihatnya,” tutur Elza.

Kesan serupa juga muncul dari Isan (67), salah satu pedagang yang berada di dekat lokasi. “Ya lucu, bagus juga, jadi kreatif gitu,” tutur Isan.

Isan mengatakan mengetahui zebra cross "pac-man" itu sejak Kamis (26/3) pagi. Ia menilai keberadaannya bermanfaat karena pejalan kaki jadi mengetahui tempat untuk menyeberang.

“Bagus sih, bagus. Jadi orang tahu orang nyeberang di sini gitu kan. Tadi orang kan bingung boleh nyeberang atau gak. Setelah ini, baru tahu boleh nyeberang ada zebra cross kan gitu,” ujar Isan.

Menurut Isan sebelumnya di lokasi yang sama memang terdapat zebra cross. Namun sejak pertengahan tahun lalu zebra cross itu hilang seiring adanya perbaikan jalan-jalan maupun galian di sekitar lokasi.

“Dulu ada galian tuh buat kabel-kabel itu dibongkar. Terus habis selesai galian ditutup, baru diaspal rata. Pas diaspal itu emang belum sempat di-zebra cross-in lagi,” ujar Isan.

Meski tiap hari berjualan di dekat lokasi, Isan mengaku tidak mengetahui siapa pembuat zebra cross itu. Ia bahkan sempat menyangka zebra cross itu dibuat oleh dinas terkait, namun ada perbedaan bentuk dari zebra cross pada umumnya.

“Kalau Pemda kan biasanya catnya tebal, ini tipis sih,” ungkapnya.

Kata Bina Marga soal Warga Gambar Zebra Cross "Pac-Man" di Tebet karena Terputus

Kapusdatin Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menyampaikan permohonan maaf atas hilangnya fasilitas zebra cross di Jalan Dr. Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.

Terputus zebra cross di kawasan itu membuat sejumlah warga berinisatif untuk menggambarnya agar memudahkan pejalan kaki menyeberang. Uniknya, garis-garis putih itu dihiasi berbagai gambar, salah satunya karakter Pac-Man.

"Sehubungan dengan belum tersedianya fasilitas zebra cross di lokasi tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat," ujar Wenny dalam keterangannya, Minggu (29/3).

Menurutnya, kondisi ini terjadi karena adanya kegiatan pemeliharaan berkala jalan dan pembangunan trotoar pada akhir tahun 2025, yang menyebabkan marka zebra cross eksisting tertutup oleh lapisan aspal baru.

“Pemasangan kembali marka jalan tidak dapat dilakukan secara langsung setelah pengaspalan, karena material marka thermoplastic memerlukan kondisi permukaan jalan yang telah melalui masa pengeringan optimal agar dapat melekat dengan baik dan memiliki daya tahan maksimal," jelasnya.

Pihaknya mengapresiasi kepedulian warga yang ikut mengecat zebra cross di jalan tersebut.

“Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi kepedulian dan inisiatif masyarakat yang telah melakukan pengecatan jalan yang difungsikan sebagai zebra cross di Jalan Soepomo, Jakarta Selatan,” ujar Wenny.

Namun, zebra cross yang digambar warga tersebut akan dibongkar. Ia menyebut, pembuatan marka jalan harus mengacu peraturan.

“Pembuatan marka jalan, termasuk zebra cross, harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta standar teknis yang berlaku,” tutur Wenny.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Final Panas di GBK! Timnas Indonesia Tantang Bulgaria, Ropan: Ujian Sesungguhnya bagi Lini Pertahanan Skuad Garuda
• 18 jam lalubola.com
thumb
Pimpinan Komisi III Imbau 94 Ribu Pejabat Segera Lapor LHKPN 2025
• 11 menit lalukumparan.com
thumb
Ditjen Pajak Hapus Denda Telat Lapor SPT Tahun 2025, Simak Aturannya
• 6 jam lalunarasi.tv
thumb
BMKG Prediksi Cilacap Alami Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus 2026
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jawab 3 Pertanyaan Ini untuk Tahu Tingkat Kecerdasanmu
• 4 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.