Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah melemah 0,01% menuju level Rp16.981 per dolar AS pada pembukaan perdagangan hari ini Senin (30/3/2025). Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,04% ke posisi 100,19.
Mengutip Bloomberg, selain rupiah, mayoritas mata uang Asia lainnya yang turut melemah adalah dolar Singapura turut melemah sebesar 0,07%, won Korea melemah sebesar 0,20%, Peso Filipina ikut terdepresiasi sebesar 0,36%.
Pelemahan terhadap dolar AS juga terjadi untuk rupee India sebesar 0,89%, dolar Hong Kong melemah 0,01%, ringgit Malaysia juga melemah 0,19%, baht Thailand turun 0,11%. Selanjutnya, yuan China turun melemah sebesar 0,13%.
Sementara itu penguatan terhadap dolar AS terjadi untuk mata uang yen Jepang sebesar 0,22%. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memproyeksikan nilai tukar rupiah melanjutkan tren pelemahan terhadap dolar AS dalam waktu dekat, seiring memburuknya sentimen global dan kenaikan harga minyak mentah dunia yang belum mereda.
Penguatan dolar AS menjadi faktor utama penekan rupiah. Indeks dolar tercatat terus menanjak, didorong oleh ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, justru berpotensi menaikkan suku bunga tahun ini, berbanding terbalik dengan harapan sebelumnya yang mengarah pada pemangkasan.
Kebijakan suku bunga tinggi tersebut membuat aset berbasis dolar semakin menarik bagi investor global, sehingga menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Baca Juga
- Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini (30/3) Dibuka Melemah ke Level Rp16.981
- Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Senin 30 Maret 2026
- Analis: Rupiah Diproyeksi Melemah, Bisa Sentuh Rp17.100 Pekan Depan
Di sisi lain, lonjakan harga minyak dunia juga memperburuk tekanan terhadap rupiah. Kenaikan harga energi berpotensi memperlebar defisit transaksi berjalan Indonesia serta meningkatkan tekanan inflasi, yang pada akhirnya membebani stabilitas nilai tukar.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA Hari IniPT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.54 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.985 dan harga jual sebesar Rp17.005 berdasarkan e-rate.
Berdasarkan TT Counter, harga beli dan jual dolar AS ditetapkan masing-masing sebesar Rp16.820 dan Rp17.120. Berdasarkan Bank Notes, BCA juga menerapkan harga beli sebesar Rp16.820 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp17.120 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI Hari IniPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS per pukul 10.52 WIB masing-masing sebesar Rp16.976 dan Rp17.005 untuk e-rate.
Sementara itu, kurs beli dan jual dolar AS pada TT Counter masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.890 dan Rp17.090 sampai dengan waktu yang sama.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri Hari IniPT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS pukul 09.11 WIB untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.960 dan Rp16.990.
Berdasarkan TT Counter, Bank Mandiri menetapkan harga beli per dolar AS sebesar Rp16.780 dan harga jual senilai Rp17.080. Angka tersebut merujuk pada pembaruan pukul 09.40 WIB.
Selain itu, berdasarkan Bank Notes dengan pembaruan terakhir pukul 09.18 WIB, harga beli dan jual per dolar AS ditetapkan masing-masing sebesar Rp16.780 dan Rp17.080.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI Hari IniPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada pukul 09.50 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.981 dan harga jual sebesar Rp17.001 berdasarkan special rates.
Sementara itu, berdasarkan TT Counter pada jam yang sama, nilai dolar AS untuk beli berada pada level Rp16.830 dan jual sebesar Rp17.130. Angka serupa berlaku berdasarkan Bank Notes per pukul 09.50 WIB.





