Jaga Stok Domestik, Rusia Setop Ekspor Bensin Mulai April 2026

katadata.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Rusia berencana melarang ekspor bensin mulai 1 April 2026 guna memastikan kebutuhan energi domestik tetap terpenuhi. Kebijakan ini diambil di tengah lonjakan harga energi global yang dipicu konflik di Iran serta meningkatnya volatilitas pasar minyak dunia.

Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, telah menginstruksikan Kementerian Energi untuk menyiapkan rancangan regulasi yang melarang produsen dalam negeri mengekspor bensin. 

Dalam pernyataan resmi pemerintah, langkah ini disebut sebagai respons terhadap turbulensi pasar global minyak mentah dan produk turunannya yang dipicu krisis di kawasan Timur Tengah.

Lonjakan harga dan ketidakpastian pasokan energi global disebut semakin terasa seiring konflik AS - Iran yang memasuki bulan kedua. Penutupan Selat Hormuz juga menyebabkan distribusi minyak dan bahan bakar global menjadi lebih ketat dan harga energi meningkat.

Di sisi lain, permintaan global terhadap produk minyak Rusia tetap tinggi. Data Bloomberg menunjukkan ekspor bensin Rusia rata-rata mencapai sekitar 100.000 barel per hari,  relatif kecil dibandingkan volume perdagangan global. Namun tetap berpengaruh dalam kondisi pasar yang sensitif terhadap gangguan pasokan.

Industri minyak Rusia juga menghadapi gangguan produksi akibat serangan dari Ukraina. Sejak awal bulan, serangan drone telah menghentikan operasi dua fasilitas pengolahan minyak besar, yakni kilang Saratov milik Rosneft di wilayah Volga dan kilang Kirishi milik Surgutneftegas di dekat pesisir Baltik. Kedua fasilitas ini menyumbang hampir 10% kapasitas pengolahan minyak nasional Rusia.

Rusia juga beberapa kali menghentikan ekspor bensin menjelang periode permintaan domestik yang tinggi, terutama pada musim semi dan musim gugur ketika aktivitas pertanian meningkat. Larangan ekspor bensin terakhir bahkan baru dicabut pada Februari lalu sebelum akhirnya kembali direncanakan diberlakukan mulai April.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran klaim hancurkan pesawat E-3 Sentry AS di Arab Saudi
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Trump Ancam Sita Hub Minyak Utama Iran
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid sebagai Deputy CEO Capital A
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Investor Grab-Gojek Ngutang Rp 679 Triliun Buat Raksasa AS
• 12 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Momen Diaspora Indonesia Sambut Kedatangan Prabowo di Tokyo
• 14 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.