Skenario Serangan Darat ke Iran Sudah Disiapkan, Trump Masih Ragu?

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA - Departemen Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah. Namun, keputusan operasi darat tetap di tangan Presiden Donald Trump dan hingga kini belum diputuskan.

Menurut laporan Washington Post, para pejabat mengatakan rencana tersebut dapat menandai "fase baru perang" yang akan "lebih berbahaya secara signifikan" bagi pasukan AS dibanding dengan yang sudah berlangsung selama empat pekan terakhir.

Baca Juga
  • Listrik Padam di Ibu Kota Iran Usai Serangan AS-Israel
  • Pendukung Setia Kecewa, Sebut Donald Trump 'Pengkhianat' America First
  • Bantu Warga Hadapi Lonjakan Harga BBM, Dua Negara Bagian di Australia Gratiskan Transportasi Umum

Operasi darat yang direncanakan itu tidak akan menjadi invasi berskala penuh, tetapi dapat mencakup penyergapan oleh personel operasi khusus dan infanteri, menurut pejabat yang tak disebutkan namanya. Tetapi, operasi semacam itu membuat personel AS terpapar ancaman dari "drone dan rudal, tembakan darat, dan peledak rakitan".

"Tugas Pentagon adalah membuat persiapan agar Panglima Tertinggi mendapatkan pilihan yang paling optimal," ucap juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, sebagaimana dikutip media AS itu, Ahad (29/3/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Hal tersebut bukan berarti Presiden telah membuat keputusan," kata Leavitt.

Di antara skenario yang dibahas yaitu operasi terhadap Pulau Kharg, titik ekspor minyak yang penting bagi Iran, dan operasi penyergapan di pesisir Selat Hormuz untuk mengatasi ancaman pelayaran.

Para pejabat menyebut misi tersebut dapat berlangsung "beberapa pekan, bukan beberapa bulan", sementara pejabat lainnya memperkirakan operasi berlangsung "beberapa bulan".

Adapun Trump sebelumnya berkata bahwa ia "tidak akan mengerahkan personel ke manapun".

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kata John Herdman soal Pemain Timnas Indonesia yang Malah Datang PSSI Awards 2026 Jelang Final Lawan Bulgaria
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Tulis Pesan Manis untuk Vidi Aldiano, Sheila Dara: Perjalanan yang Menyenangkan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Menkop: 34.000 Koperasi Merah Putih Bangun Gerai, 2.500 Sudah Rampung
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Rahasia Awet Muda dan Bugar Ala Yuni Shara
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Aneh Bin Ajaib, Ini Tanggapan Pengamat Soal Dugaan Kartel Bunga Pinjol
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.