Jakarta, tvOnenews.com - Manchester United harus bersaing dengan tim-tim elite Eropa, seperti Real Madrid dan Bayern Munich. Chelsea dilaporkan bakal meminta 150 juta poundsterling atau sekitar Rp3 triliun.
Masa depan Palmer sudah dibicarakan sejak beberapa pekan lalu. Sang penyerang Timnas Inggris telah terpinggirkan dari skuad The Blues menjelang bursa transfer musim panas.
Sang pemain berusia 23 tahun merupakan andalan di skuad Chelsea pada era Enzo Maresca. Namun, pergantian pelatih kepada Liam Rosenior telah berujung kepada terpangkasnya menit bermain.
Ketiadaan Nicolas Jackson, yang dipinjamkan ke Bayern Munich pada musim ini, juga memengaruhi gaya bermain Palmer. Kecepatan Jackson telah berdampak kepada cattatan 18 gol dan 14 assist untuk Palmer pada sepanjang musim lalu.
Selain masalah taktik, Palmer juga dilanda oleh berbagai masalah cedera. Jika Rosenior dipertahankan untuk musim depan, maka masa depan Palmer bisa berdampak.
Meski begitu, menurut kabar dari The Sun, Chelsea menganggap Palmer adalah pemain yang “tidak tersentuh”. Terlebih, kontraknya masih berlaku hingga musim panas 2033 mendatang.
Namun, itu bukan berarti bahwa kepergiannya tidak memungkinkan. Palmer dilaporkan ingin pergi jika situasinya tidak membaik pada musim panas.
Manchester United telah menjadi klub terdepan yang menginginkan jasanya. Namun, dua tim elite Eropa lainnya, yaitu Real Madrid dan Bayern Munich, juga telah dikaitkan dengan Palmer, sebagaimana laporan dari The Sun.
Media Inggris itu mengklaim bahwa mantan pemain Manchester City itu dihargai 150 juta poundsterling alias sekitar Rp3,3 triliun. Situasi ini menarik diperhatikan, mengingat predikat Palmer sebagai pemain bintang.
Man United tentu menjadi klub yang paling menarik perhatian, karena statusnya sebagai tim rival Chelsea. Namun kepindahan ke Real Madrid dan juga Bayern Munich juga akan memengaruhi peta kekuatan di sepak bola Eropa. (rda)




