Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Lebanon Kena Serangan Israel, Satu Gugur Tiga Terluka 

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Serangan tidak langsung itu terjadi di sekitar posisi kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr.

Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Lebanon Kena Serangan Israel, Satu Gugur Tiga Terluka 

IDXChannel - Prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon menjadi korban serangan Israel, pada Minggu (29/3/2026). Dai empat prajurit, satu prajurit dilaporkan gugur dalam insiden tersebut. 

Karo Infohan Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menyebut dari tiga prajurit yang mengalami luka, seorang mengalami luka berat. Sedangkan korban tewas bernama Farizal Rhomadhon (28).

Baca Juga:
Update Perang Israel-AS dan Iran: 787 Tewas dan 30 Ribu Orang Mengungsi di Lebanon

"Terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu satu orang meninggal dunia, satu dalam kondisi luka berat, dan dua luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Rico, Senin (30/3/2026).

Adapun, serangan tidak langsung itu terjadi di sekitar posisi kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr. Serang ini merupakan situasi di tengah meningkatkan permusuhan antara militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan.

Baca Juga:
Israel Klaim Komandan Angkatan Laut Iran Alireza Tangsiri Tewas dalam Serangan

"Perlu disampaikan bahwa insiden terjadi di tengah saling serang artileri, dan proses klarifikasi masih dilakukan oleh UNIFIL," kata Rico.

Baca Juga:
Tentara Indonesia Gugur di Lebanon usai Kontingen Pasukan Perdamaian RI Kena Serang

Terpisah, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun X, @Kemlu_RI mengecam keras serangan yang menimpa pasukan perdamaian tersebut. Serta menyerukan agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan.

"Indonesia mengecam keras insiden tersebut dan menyerukan dilakukannya penyelidikan yang menyeluruh dan transparan," tulis akun @Kemlu_RI.

Baca Juga:
Israel Serang Fasilitas Uranium Iran usai Trump Umumkan Gencatan Senjata

Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada penjaga perdamaian yang gugur atas dedikasi dan pengabdiannya bagi perdamaian dan keamanan internasional. Serta menyampaikan duka cita yang mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

"Pikiran dan doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan, serta kami mendoakan kesembuhan yang penuh dan cepat bagi personel yang terluka," katanya.

Kemlu RI memastikan akan bekerjasama dengan UNIFIL untuk pemulangan jenazah secepatnya. Serta memberikan perawatan medis terbaik bagi prajurit yang terluka.

"Keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian PBB harus sepenuhnya dihormati setiap saat, sesuai dengan hukum internasional. Segala bentuk tindakan yang membahayakan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan merusak upaya bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas," kata dia.

Pemerintah Indonesia mengecam tindakan Israel dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah Lebanon.

Juga mendesak agar segera menghentikan serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur, serta kembali ke jalur dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mendorong perdamaian.

"Indonesia tetap menjalin koordinasi erat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan otoritas terkait, serta akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Stasiun Bogor Kembali Dipadati Pekerja Usai Libur Lebaran
• 8 jam lalukompas.com
thumb
PT PPI Bersama ID Food dan Bulog Bagikan 100 Ribu Paket Pangan Gratis di Monas
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemudik Pilih Bus AKAP, Lebih Hemat dan Nyaman Saat Arus Balik Lebaran
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Video: Risiko Inflasi Naik Akibat Perang, Suku Bunga Masih Bisa Turun?
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jadwal UTBK 2026, Simak Dokumen yang Harus Dibawa dan Aturan Berpakaian
• 46 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.