Momen Anak-anak Disabilitas Ikut Silaturahmi ke Sri Sultan

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Masyarakat Yogyakarta berkesempatan bertemu dan bersalaman dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di acara silaturahmi serta peringatan hari jadi DIY ke-271 di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/3).

Pada acara kali ini masyarakat disabilitas diberi kesempatan untuk bertemu dengan Sultan. Bahkan diprioritaskan mendapat antrean terdepan.

Suka cita ini juga terpancar dari wajah Natan dan teman-temannya dari SLB Negeri 1 Yogyakarta. Dari atas kursi roda, Natan dan teman-temannya bisa bertemu Sultan untuk kali pertama.

"Senang (bisa ketemu dengan Sultan). Pengin ikut lagi (tahun depan)," kata Natan.

Guru SLB Negeri 1 Yogyakarta, Sunarti, mengatakan ini adalah kali pertama siswa disabilitas diberi fasilitas untuk silaturahmi dengan Sri Sultan.

"Kita ada lima siswa didampingi orang tua dan didampingi guru. Ini pertama kali kami mengikuti kegiatan ini. Sebelumnya belum pernah," kata Sunarti.

Akses untuk anak-anak disabilitas juga diperhatikan oleh Pemda DIY.

"Tadi kita awal di belakang, kita diajak maju-maju. Jadi lebih cepat (bertemu Sultan)," jelasnya.

Momen ini penting bagi anak-anak disabilitas. Bertemu dengan Sri Sultan membuat anak-anak ini dapat diperkenalkan langsung dengan pemimpin pemerintahan.

"Anak-anak lebih dikenalkan karakter dan dia lebih mengenal pemimpin Yogya lebih langsung," katanya.

Tahun depan diharapkan anak-anak disabilitas yang mengikuti acara ini bisa semakin banyak.

"Harapannya bisa lebih banyak. Pasti anak-anak ini lebih senang. Kita (hari ini) memang perwakilan dari sekolah saja," ujarnya.

Cerita UMKM

Dalam acara ini, Pemda DIY menyiapkan makanan gratis bagi masyarakat yang berasal dari puluhan UMKM mulai dari dawet, soto, hingga angkringan.

"Persiapan karena diminta standby pagi kita lebih awal," kata Wisnu, pedagang dawet.

Hari ini Wisnu menyiapkan 400 porsi dari biasanya hanya 100 porsi per hari. Sehari-hari dia berdagang di wilayah Krapyak.

Sugiono, pedagang angkringan, mengatakan acara ini menggerakkan ekonomi UMKM. Banyak masyarakat yang terlibat mengingat angkringan ini makanannya dipasok oleh pedagang-pedagang kecil.

"Ini angkringannya ada 15 gerobak, minuman 2 gerobak, gorengan 1 gerobak. Gerobak disediakan di sini," kata Sugiono.

Porsi angkringan disiapkan sekitar 2.250 porsi. Menunya aneka nasi kucing dengan lauk sambal teri hingga kikil serta aneka sate-satean.

"Ini dari banyak supplier. Alhamdulillah banyak menggerakkan (UMKM)," katanya.

Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan diperkirakan hari ada 5 ribu sampai 10 ribu masyarakat yang hadir ke Kepatihan.

"Kita bersyukur karena beberapa tahun ini tidak ada kegiatan ini. Semoga berjalan baik. Kami dengan keterbatasan kami untuk istilahnya memfasilitasi semoga semuanya berkenan dan berjalan baik," kata Made.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suami Diduga Video Call Seksual, Clara Shinta Unggah Bukti: Gemeternya Kayak Apa
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Palestina Peringatkan Eskalasi Gaza dan Tepi Barat Ancam Stabilitas Kawasan
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Pabrik Plastik di Kabupaten Bogor Terbakar, 50 Personel Damkar Diterjunkan
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ketika layar mengganti pelukan
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Komisi II Rapat dengan Mendagri-OIKN Bahas Stabilitas di Tengah Tekanan Global
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.