PDIP Siap Bantu Lobi ke Iran Agar Kapal Tanker Pertamina Dapat Lewat Selat Hormuz

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan kesiapan dalam membantu pemerintah melakukan lobi agar dua kapal tanker milik Pertamina yang masih bersandar di Teluk Arab, dapat melintasi Selat Hormuz.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut, hubungan baik yang terjalin antara PDIP dengan pemerintah Iran selama ini diharapkan dapat mendukung upaya diplomasi pemerintah Indonesia dalam memastikan dua kapal tanker yang membawa minyak mentah itu dapat melintas dengan aman.

PDI Perjuangan, lanjut Hasto, bersedia untuk melakukan dan membantu usaha lobi diplomatik yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terhadap pemerintah Iran. Menurutnya, hal tersebut semata-mata dilakukan PDIP dalam rangka menjaga kepentingan nasional agar bangsa dan negara terhindar dari potensi krisis energi. 

“Tentu saja ini berkaitan dengan kepentingan bangsa dan negara. Jangan sampai terjadi krisis akibat [kelangkaan] energi,” beber Hasto di kompleks Makam Bung Karno, Blitar, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026).

Adapun, Hasto hadir di Blitar dalam rangka mendampingi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang berziarah ke makam ayahandanya, Presiden Soekarno.

Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa meskipun partai banteng moncong putih saat ini tidak secara resmi berada dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, PDIP tetap berkomitmen untuk menyalurkan bantuan.

Baca Juga

  • 2 Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Teluk Arab, Tunggu Selat Hormuz Aman
  • Bos Pertamina Ungkap Upaya Evakuasi 2 Kapal Tanker dari Teluk Arab
  • Selat Hormuz Memanas, Puluhan Kapal Tanker Minyak Terjebak di Teluk Persia

“PDI Perjuangan, meskipun fungsinya sebagai penyeimbang tapi terkait dengan kepentingan bangsa dan kepentingan masyarakat, kami berikan uluran tangan terbaik dalam membantu persoalan tersebut,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua kapal tanker milik Pertamina, yakni Pertamina International Shipping (PIS) VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih tertahan di kawasan Teluk Arab. Kedua kapal tersebut belum dapat melanjutkan perjalanan menuju Tanah Air imbas situasi di Selat Hormuz yang dinilai belum cukup aman pascakonflik bersenjata yang terjadi antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mawengkang mengklaim bahwa pemerintah Iran telah memberikan respons yang baik terkait jaminan keamanan bagi kedua kapal tersebut agar dapat melintasi Selat Hormuz. 

"Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran, yang saat ini sedang ditindaklanjuti oleh pihak terkait pada aspek teknis dan operasional," tutur Yvonne.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Dibuka Anjlok 1,25 Persen ke 7.008, Pasar Asia Kompak Merah
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
MBG Disalurkan untuk Lima Hari Sekolah, Pengecualian untuk Daerah 3T
• 7 jam lalukompas.id
thumb
RAAM Rights Issue 1,36 Miliar Saham, Ekspansi Film dan Bangun Bioskop
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rapat Bareng Mendagri, Komisi II Minta Kelancaran Layanan Publik Saat Krisis Geopolitik
• 6 jam lalukompas.com
thumb
5 Tips Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak-Anak Pasca PP TUNAS Berlaku
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.