FAJAR, MAKASSAR — Lingkungan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak aman. Sebulan, diduga telah dua kali dibobol pencuri.
Temuan dugaan pembobolan salah satu ruangan di Kantor Gubernur ditemukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), pada hari pertama kerja, Senin pagi, 30 Maret 2026.
Ruangan tersebut pada Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Sulsel.Sejumlah bagian dan isi ruangan tampak secara fisik memperlihatkan hasil perusakan secara paksa, misalnya pintu, lemari, dan laci yang dibobol saat terkunci. Barang-barang pun tampak berantakan di ruangan tersebut.
Pencuri diduga hendak mengambil barang berharga.”Kami baru tahu tadi pagi pada saat masuk kantor semua, ternyata pintu ruangan dan semua laci-laci meja dibobol,” ujar Pranata Humas Ahli Muda Pemprov Sulsel, Sarmini Sallu kepada Media, Senin, 30 Maret.
Mini, sapaannya menyampaikan bahwa sejauh ini tidak ditemukan barang yang hilang. Hanya kerusakan barang-barang milik kantor. Ia mengaku sudah melaporkan kejadian itu kepada Satpol PP.
“Karena mungkin pencurinya cari doi (duit,red) dalam laci-laci kantor,” kata Mini.
Kejadian tersebut bukan lah yang pertama kali terjadi. Pada pekan terakhir Ramadan, ketika Pemprov Sulsel sudah menerapkan Work From Anywhere (WFA), Kantor Gubernur Sulsel juga dibobol maling, pada sore hari.
Pelaku didapati dan sempat diamankan oleh Satpol PP. Namun, pelaku dilepas dengan catatan barang yang diambil telah dikembalikan.
Kondisi ini tentu menjadi citra buruk bagi keamanan di lingkup kantor pemerintahan. Apalagi, Satpol PP di Pemprov Sulsel terlihat selalu siaga berjaga bahkan hari libur. Sayangnya, pencurian tetap saja terjadi. (uca)





